Ladeni DIY, skuad PON Jatim tanpa pilar ISL

KANALSATU  – Tim sepakbola Pra PON Jawa Timur tak akan diperkuat sejumlah pilar inti jelang menghadapi laga perdana babak kualifikasi Pra PON menantang DI Yogyakarta, Minggu (20/3/16) di stadion Arcamanik, Bandung.

Hal ini seperti diungkapkan oleh pelatih kepala tim sepakbola Pra PON Jatim, Hanafing, menurutnya Jatim merugi besar saat beberapa pemain yang selama ini memperkuat tim tim besar tak diperbolehkan oleh klubnya untuk membela daerahnya masing-masing karena harus berjibaku di Piala Bhayangkara.

Seperti diketahui skuad Pra PON Jatim diperkuat sejumlah pemain – pemain yang selama ini malang melintang dipersepakbolaan nasional Di antaranya Teguh Amirudin (PS TNI), Dimas Drajat (PSTNI), Ahmad Noviandani (Arema), Fahturahman (Surabaya United), Rendika Rama (Persija Jakarta), Vava Mario Yagalo ( Persija Jakarta), Iman Bagus Kurnia, Muklis Hadi dan Angga Saputra dan Evan Dimas.

Sayang, jelang laga perdana babak kualifikasi Pra PON hanya Sahrul Kurniawan (Surabaya United) saja yang bisa merapat dan bergabung dengan Iman Budi dkk. Tentu hal ini sangat merugikan, apalagi skuad Hanafing yang diproyeksi lolos menuju Jabar sudah mendaftarkan para pemain tersebut jauh hari sebelumnya.

"Kita sudah daftarkan sejak awal, katanya oke bisa dipakai tapi ketika scanning ternyata mereka tidak bisa otomatis. Kita kecewa dengan hal ini, kini di sepak bola Jatim hanya diperkuat Sahrul Kurniawan dari Surabaya United," ujar Hanafing.

Meski demikian, pelatih asal Makassar ini tetap optimis bahwa timnya bisa memberikan yang terbaik bagi Jawa Timur sekaligus lolos menuju PON Jabar 2016. "Meski kami kecewa dengan aturan itu, ya mudah-mudahan bisa lolos memberikan yang terbaik untuk bisa melangkah ke PON Jabar nanti. Kami sudah sangat siap sekali untuk laga perdana besok, apapun yang terjadi anak-anak wajib memberikan yang penampilan yang terbaik,” ungkapnya.

Tak hanya masalah pemain saja yang menjadi kendala skuad PON Jatim, dari jadwal pertandingan yang diturunkan oleh pihak Panitia Penyelenggara (Panpel) juga diakui sangat berat sekali, tak hanya Jatim saja, namun beberapa tim yang berada satu grup juga merasa dirugikan terkait recovery pemain.

Seperti diketahui bahwa jadwal pelaksanaan Pra PON dianggap tak memenuhi syarat sebuah kualifikasi, dimana setiap tim harus bermain dua kali dalam kurun waktu dua hari dan tak ada jeda untuk recovery sama sekali.

"Kita bertanding hari Minggu, Senin, Rabu dan Kamis. Jeda libur hanya satu hari. Meski saya optimis pemain saya bisa mengatur recovery kondisi tubuhnya tapi setidaknya jadwal tidak seperti ini, sejak saya jadi pemain baru kali ini mendapat jadwal super padat. Biasanya setiap tim mendapat jatah libur paling tidak sehari dari laga sebelumnya," urainya.

Jatim sendiri bisa dikatakan siap seratus persen menghadapi Pra PON yang digelar di Bandung, Jabar, bahkan skuad yang diproyeksi meraih medali emas cabor sepakbola ini lebih lama ketimbang kontestan lainnya. Sebelum bergabung dengan skuad PON Jatim, Iman Budi dkk sebelumnya bergabung di Perseba Bangkalan, selanjutnya berhasil mengantarkan tim LAGA FC menjadi runner Liga Nusantara. Praktis sudah tiga tahun lamanya tim besutan Hanafing ini terus memantapkan diri jelang babak kualifikasi Pra PON.

Dari segi persiapan tim sendiri, saat ini kondisi seluruh tim siap memberikan yang terbaik. Tak banyak perubahan yang terjadi dan kemungkinan besar akan menggunakan pola 4-3-3 yang selama ini menjadi andalan tim baik saat melakukan penyerangan maupun dalam transisi berrtahan. Untuk tiga striker di depan kemungkinan besar akan diisi oleh trio Dendy Sulistyawan – Ridho Nurcahyo – Fahmi Al Ayubi.

Sementara tiga di tengah kemungkinan besar akan di dukung oleh gelandang energik M Sidik Saimima yang akan mensuplai duet Iman Budi dan Muslim Habibie. Sedangkan untuk kuartet lini belakang Hanafing kemungkinan besar masih mempercayakan duet center bek M Zainuri dengan Mahmudi, sementara wing bek kiri kemungkinan akan diisi oleh Sahrul Kurniawan, untuk posisi wing bek kanan masih dipercayaa oleh Obeth Choiri.

“Kami berharap siapapun yang akan menjadi starter harus bisa memberikan yang terbaik untuk tim. Laga perdana biasanya berjalan alot, namun saya akan mengintruksikan kepada para pemain untuk tampil semaksimal mungkin sekaligus meraih tiga angka penting. Laga perdana biasanya sangat menentukan laga-laga berikutnya, siapa yang bisa memetik hasil maksimal dilaga ini kemungkinan besar akan bisa lolos ke Jabar 2016,” pungkasnya.(win12)

 

Komentar