Skuad PON Jatim gunduli DIY 6-0

KANALSATU - Debut manis diperagakan skuad sepakbola PON Jatim dalam babak kualifikasi Grup A Pekan Olahraga Nasional Jawa Barat 2016, melawan DI Yogyakarta tim besutan Hanafing menang telak dengan skor 6-0, Minggu (20/3/16) di stadion Arcamanik, Bandung, Jawa Barat.

Dengan hasil kemenangan ini tim PON Jatim memenuhi targetnya untuk meraih angka penuh dilaga pertama sekaligus nangkring dipuncak klasemen sementara. Enam gol kemenangan PON Jatim dilesakan masing-masing oleh Fahmi Al Ayubi 10’, 58" Dendy Sulistyawan 17’, 52", Obeth Choiri menit ke 47 dan pinalti Imam Budi pada menit ke 70.

Pelatih PON Jatim, Hanafing, mengintruksikan untuk menyerang sejak kick off babak pertama dibunyikan, beberapa kali peluang berhasil diciptakan, sayang ketatnya lini pertahanan skuad PON DIY yang digalang oleh  Anjar Beni dkk membuat semua peluang terbuang percuma.

Dan gol yang ditunggu-tunggu PON Jatim akhirnya lahir lewat tandukan Fahmi Al Ayubi pada menit ke 10, sebuah service manis Iman Budi berhasil dimanfaatkan dengan baik dan menggetarkan jala DIY yang dikawal oleh Syahrul Krisna.

Unggul satu biji gol, PON Jatim semakin termotivasi, bahkan tak mengendorkan serangan. Kali ini striker PON Jatim yang sempat dipinjam oleh Persela Lamongan, Dendy Sulistyawan berhasil menambah pundi-pundi golnya menjadi 2-0 memanfaatkan bola muntah tendangan keras Ridho Nurcahyo yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang DIY.

Ketinggalan 2-0, DIY yang dibesut oleh Seto Nudiyanto mencoba bangkit untuk memperkecil ketertinggalan, rapatnya barisan PON Jatim yang dikomandoi M Zaenuri dkk akhirnya hanya berujung peluang saja.

Asyik menyerang, membuat lini pertahanan DIY menjadi lemah, berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh bek lawan terhadap Ridho, Iman Budi yang dipercaya menjadi eksekutor bola mati berhasil mengirim umpan silang ke jantung petahanan DIY, obeth Chori yang berdiri tanpa kawalan berhasil menjebol gawang DIY untuk ketiga kalinya. Sampai berakhirnya babak pertama kedudukan 3-0 untuk PON Jatim.

Memasuki babak kedua, Iman Budi dkk tak menyurutkan tekanan ke lini pertahanan lawan. Baru berjalan tujuh menit tepatnya menit ke 52 sebuah umpan tarik Ridho Nurcahyo berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Dendy Sulistyawan. Hanya dengan sebuah sontekan Dendy yang tak terkawal berhasil menceploskan sikulit bundar ke jala DIY, gol skor berubah menjadi 4-0.

Enam menit berselang sebuah serangan balik yang cepat dari PON Jatim berbuah gol, berawal lemparan dari kiper dilanjutkan ke Dendy berhasil mengirim umpan lambung ke sisi kanan perthanan DIY, fahmi yang berdiri bebas tanpa kawalan berhasil memperdayai penjaga gawang dan gol, skor berubah menjadi 5-0.

Dua belas menit berselang, kapten tim PON Jatim, Imam Budi unjuk gigi lewat eksekusi pinaltinya yang gagal diantisipasi Syahrul, penjaga gawang DIY. Pinalti diberikan wasit Jerry Eli setelah Dendy yang berdiri bebas dijatuhkan bek DIY. Gol, dan skor berubah 6-0 untuk keunggulan Jatim. Skor 6-0 ini akhirnya tak berubah sampai berakhirnya babak kedua dan Jatim akhirnya berhasil meraup tiga angka penuh.

Hanafing, pelatih PON Jatim mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan timnya dan yang lebih utama pemainnya tak ada yang mengalami cidera. Taktik menyerang yang diperagakan sejak awal babak dengan tradisi tiki-taka yang menjadi andalan timnya berhasil memperdayai DIY dengan baik dan berharap menuai sukses dilaga kedua melawan Jawa Tengah Senin (21/3/16).

“Syukur Alhamdulillah kita bisa memetik poin penuh dilaga perdana, semoga hasil ini berlanjut dilaga-laga berikutnya sekaligus memenuhi target bisa lolos di PON Jabar. Dan para pemain tak ada yang cidera karena dilaga berikutnya,” jelasnya.

Sementara Seta Nurdiyantara, pelatih PON DIY kecewa dengan hasil perdana timnya digunduli PON Jatim 0-6, strategi yang diperagakan untuk menahan serangan lawan gagal total akibat kurangnya koordinasi lini belakang.

“Saya ucapkan selamat kepada Jatim. Kami kalah kelas meski berhasil mengimbangi Jatim yang mengandalkan bola-bola pendek merapat, semoga hasil ini tak membuat DIY beban mental untuk menghadapi laga berikutnya,” ungkpnya.

GOL: Fahmi (10) (58), Dendy (17) (52), obeth (45+2), Imam Budi (70) pinalti
Kartu kuning : Habibie, Ridho, Syahrul (Jatim), Anjar Beni, Hendika Arga (DIY)   

PON JATIM: Anas Fitranto, M Zaenuri, Imam Mahmud, Obeth Choiri, Erick Vaisal, Imam Budi, Muslim Habibie, Sidik Saimima, Fahmi Al Ayubi, Dendy Sulistyawan, Ridho Nurcahyo
Cadangan: M Irfan, Dwi Yusuf, Ardu Yuniar, Syahrul Kurniawan, M Nasir, Safrizal Harahap, Imam Bayhaqi
Pelatih: Hanafing

PON DIY: Syahrul Trisna, Sunni Hisbullah, Nurdiyansyah, Anjar Beni, Susatria, Juni Riyadi, Pratama Gilang, Hendika Arga, Roni Setiawan, Rifky, Ilham Zuril
Cadangan: Tito Roma, Erdin Pratama, Yosi Kurniawan, Candra Lukmana, Alberta, Syaputra, Sadam Sudama
Pelatih: Seta Nurdiyantara

 

 

Komentar