Mahasiswa aktivis sekuler di Bangladesh dibunuh

KANALSATU - Seorang mahasiswa hukum di Bangladesh tewas dibunuh setelah mengunggah tulisan yang berisi penentangan terhadap Islamisme di laman Facebook, ungkap kepolisian pada Kamis (07/04).
Kejadian tersebut adalah yang terbaru dalam serangkaian pembunuhan terhadap aktivis sekuler dan blogger di negara itu.
Nazimuddin Samad diserang pada Rabu malam oleh penyerang tak dikenal yang membawa parang di dekat kampusnya di Dhaka.
“Mereka membacok kepalanya dengan sebuah parang. Saat dia terjatuh, salah satu penyerang menembaknya di kepala dengan pistol dari jarak dekat. Dia tewas di lokasi kejadian,” ungkap wakil komisioner Kepolisian Metropolitan Dhaka, Syed Nurul Islam, kepada AFP.
“Ini adalah kasus pembunuhan bertarget. Tapi tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab,” ungkap Islam, seraya menambahkan bahwa polisi sedang menyelidiki apakah Samad dibunuh karena tulisan yang diunggahnya.
Pembunuhan tersebut memicu protes di Dhaka. Lebih dari 1.000 mahasiswa memblokir sebuah jalanan ramai untuk menuntut agar penyerang diseret ke pengadilan, ungkap seorang fotografer AFP di tempat kejadian.(AFP/Antara)