Ada kepulan asap di EgyptAir sebelum jatuh di Mediterania

KANALSATU - Pemerintah Mesir pada Jumat (20/05) malam menyelidiki laporan bahwa ada asap di pesawat nahas EgyptAir sesaat sebelum pesawat jatuh ke Mediterania saat sedang dalam perjalanan dari Paris ke Kairo.

“Kami sedang mengkaji laporan ini,” kata seorang pejabat dari Kementerian Penerbangan Sipil Mesir kepada AFP. “Saat ini kami belum bisa menyangkal atau mengonfirmasikannya.”

Wall Street Journal, mengutip narasumber terkait, mengatakan pesan peringatan otomatis menunjukkan ada asap di bagian hidung pesawat dan tampaknya ada masalah dengan sistem pengendalian penerbangan.

Peringatan tersebut, yang dikirimkan secara otomatis oleh sistem komputer Airbus A320, diterima pada Kamis sekitar pukul 2.26 (waktu setempat), tepat sebelum pengendali lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat yang mengangkut 66 orang itu, menurut lansiran Journal.

Pesan itu mengisyaratkan asap tebal di bagian depan pesawat, khususnya di toilet dan kompartemen peralatan di bawah kokpit. Peringatan kerusakan juga mengindikasikan bahwa komputer pengendali penerbangan tidak berfungsi, menurut laporan itu.

Menteri penerbangan Mesir mengatakan pesawat kemungkinan besar jatuh karena serangan teroris, bukan kerusakan teknis.

Pesawat tersebut hilang tanpa memberikan sinyal tanda bahaya di antara pulau Yunani Karpathos dan pantai Mesir.(AFP/Antara)

Komentar