Referendum Brexit sinyal peringatan bagi UE

KANALSATU - Presiden Uni Eropa (UE) Donald Tusk pada Senin (20/06) mengatakan referendum Inggris terkait keanggotaan di UE (Brexit) harus dianggap sebagai “tanda peringatan” bagi negara anggota lain blok itu, saat dia kembali mendesak Inggris untuk bertahan di UE.

“Apapun hasil referendum UE, kita harus mengambil prospek panjang terkait nasib UE. Sungguh bodoh mengabaikan sinyal peringatan tersebut,” tulis Tusk dalam akun Twitter-nya, tiga hari sebelum rakyat Inggris memberikan suaranya dalam referendum yang memolarisasi negara itu dan memicu perdebatan sengit di seluruh UE.

“Saya meminta kepada rakyat Inggris untuk tetap bersama kami. Kami membutuhkan kalian. Bersama-sama kita akan mengatasi tantangan ke depan. Terlepas tantangan itu akan lebih sulit,” tambahnya.

Saat berpidato di Lisbon setelah bertemu dengan Perdana Menteri Portugal Antonio Costa, Tusk juga memperingatkan kemungkinan dampak politik dan geopolitik yang “sulit diprediksikan” dari Brexit.

“Saya yakin musuh kami, baik musuh internal maupun eksternal, akan berpesta jika hasil referendum itu negatif bagi kita,” ujarnya dalam konferensi pers.(AFP/Antara)

 

Komentar