Asprov Jatim dukung Edy Rahmayadi pimpin PSSI

Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi saat bersilaturrahmi kepada Ketua Umum PSSI non aktif, La Nyalla Mattalitti di tahanan Kejaksaan Agung di Jakarta.

KANALSATU – Jelang Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Oktober 2016 mendatang, di Makassar, dukungan kepada Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Edy Rahmayadi untuk menjadi calon Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 semakin kuat.

Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur menyatakan siap mendukung penuh pencalonan Edy Rahmayadi yang ingin merevolusi serta mereformasi PSSI untuk mengubah tata kelola persepakbolaan Nasional yang lebih baik lagi, termasuk bebas dari mafia-mafia sepakbola Indonesia, dan juga bebas dari match fixing seperti yang didengungkan oleh Menpora, Imam Nahrawi.

“Kita Asprov Jatim siap mendukung Pak Edy Rahmayadi untuk mengubah persepakbolaan Nasional lebih baik lagi, dan niat yang tulus ini hendaknya diamini oleh seluruh Asprov. Coba lihat, siapa nama calon lain yang mendapat dukungan kuat dari pemerintah? Kalau pun ada, apakah figurnya sekuat Edy Rahmayadi?” jelas dr Wardi Azhari Siagian, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Jatim, Kamis (25/8/16).

Wardi juga sependapat dengan Edy Rahmayadi yang ingin membawa organisasi PSSI yang lebih baik dan sepakbola Indonesia lebih maju. Presiden Direktur PS TNI tersebut dinilai memiliki figur yang sangat kuat dan dinilai amat layak menjadi Ketua Umum PSSI saat ini.

Diharapkan, sosoknya yang tegas dinilai bisa memberantas mafia-mafia bola seperti yang pernah dituduhkan Menpora, Imam Nahrawi bahwa sepakbola Indonesia banyak terjadi match fixing.

“Saya percaya penuh bahwa Pak Edy bisa membuktikan janjinya untuk menepis tuduhan-tuduhan  tersebut dan membawa sepakbola Indonesia lebih maju lagi. Jangan sampai malah mempersenjatai mafia-mafia bola yang akan membawa kehancuran Persepakbolaan Nasional. Asprov Jatim siap mendukung Edy Rahmayadi calon Ketum PSSI,” tegas Wardy.

Sebelumnya, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi juga bersilaturrahmi kepada Ketua Umum PSSI non aktif, La Nyalla Mattalitti di tahanan Kejaksaan Agung di Jakarta.

Menurut kuasa hukum La Nyalla, Haryo Yunanto, kedatangan Pangkostrad adalah dalam rangka menjalin silahturahmi, sekaligus mempertegas apa yang disampaikan La Nyalla secara tertulis, dalam sambutan atas nama Ketum PSSI pada Acara KLB Ancol, 3 Agustus 2016, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.(win12)

 

Komentar