Ballon d’Or 2016 digelar di Paris, FIFA World Player di London

KANALSATU - Gala Ballon d’Or 2016 akhirnya benar-benar digelar terpisah dengan penghargaan FIFA World Player tahun ini. France Football memulangkan gala Ballon d’Or ke Paris, tempat asalnya. Sementara itu, penghargaan FIFA World Player juga akan tetap dilaksanakan, tetapi di tempat berbeda. Presiden FIFA, Gianni Infantino ingin penghargaan itu dilakukan di London, demi kepentingan politik dan personalnya.
Edisi terbaru France Football bakal mengupas habis alasan Ballon d’Or pulang ke pangkuan mereka. Namun yang pasti, gala penghargaan tersebut itu bakal digelar di Paris, seperti sedia kala sejak tahun 1956 hingga 2010. Dalam enam tahun terakhir, Ballon d’Or ini digabung dengan FIFA World Player of The Year setelah FIFA membayar 15 juta Euro kepada France Football. Tapi, tahun ini, kontrak sudah berakhir.
Gianni Infantino, presiden FIFA yang baru, tidak mau melanjutkan konsep FIFA Ballon d’Or, gabungan Ballon d’Or dan FIFA World Player. Infantino ingin membangkitkan kembali penghargaan FIFA World Player of The Year yang sudah vakum, meskipun itu berarti mengambil risiko berpisah dengan Ballon d’Or. Infantino disebut AS, punya motif personal dan politis, yaitu menjauhkan diri dari label ‘antek’ Sepp Blatter, mantan presiden FIFA dan Michel Platini, mantan presiden UEFA.
Demi bersih-bersih diri tersebut, di samping motif politik untuk memperkuat hubungan renggang FIFA dengan negara-negara yang ‘memusuhi’ Blatter, Infantino ingin membuat penghargaan FIFA World Player of The Year bisa ‘keliling dunia’. Maksudnya, tempat untuk penghargaan ini tidak akan melulu di Zurich, Swiss yang kental ‘aroma Blatter’-nya. Tahun ini, Infantino siap memindahkan tempat helatan penghargaan ini ke London, Inggris.
Dengan helatan di London ini, Infantino ingin hubungan FIFA dan FA (federasi Inggris) membaik. Sebelumnya, FA kerap mengkritik kebijakan FIFA era Blatter, termasuk dugaan korupsi dan kolusi di balik penunjukan Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia. Infantino menilai, gelaran FIFA World Player di London akan membuat hubungan yang tegang itu jadi ‘mesra kembali’. Atau dalam bahasa lebih kasar, ‘membungkam’ kritik Inggris dengan cara halus.
Sebelum Ballon d’Or dan FIFA World Player digabung, kedua penghargaan ini punya kriteria berbeda. Ballon d’Or versi France Football mendasarkan voting pada jurnalis di seluruh dunia yang dianggap lebih netral. Sementara FIFA World Player melibatkan pelatih dan pemain timnas anggota FIFA.(win12)