Bisikan maut Mourinho usai dikalahkan Chelsea

KANALSATU - Jose Mourinho kedapatan berbisik ke telinga Antonio Conte sesaat setelah Manchester United dihancurkan oleh Chelsea 4-0. Banyak yang penasaran, sebenarnya apa yang disampaikan oleh sang mantan juru taktik The Blues tersebut. Mourinho mengaku, ucapannya itu bakal menjadi rahasia antara dirinya dan Conte sampai kapan pun. Namun Sky Sports Italia mengklaim, Mou menegur Conte yang keasyikan merayakan gol keempat Chelsea.

Kepulangan Jose Mourinho ke Stamford Bridge mendapatkan sambutan yang cukup ‘sadis’ dari fans tuan rumah. Pasalnya, pendukung Chelsea meneriakkan yel-yel ‘Kamu bukan The Special One lagi’ kepada Mou, manajer tersukses The Blues yang memberikan gelar Liga Inggris setelah sekian lama.

Tetapi lebih sadis lagi adalah permainan Chelsea selama 90 menit melawan MU. Mereka tidak memberi ampun, sehingga United harus menelan kekalahan telak empat gol tanpa balas. Sementara Chelsea bisa bertarung untuk gelar Premier League, Setan Merah kini berkutat di papan tengah dan hanya bisa berharap meraih tiket ke Liga Europa.

Antonio Conte, pelatih yang sangat teatrikal, tampak begitu antusias dalam merayakan gol demi gol Chelsea. Tidak terkecuali gol keempat timnya yang dicetak oleh N’Golo Kante secara sensasional.

Hal inilah yang membuat Jose Mourinho berang. Setelah pertandingan, Mou mendekati Conte dan berbisik, “Ini cuma pendapat saya, tapi jangan lakukan itu (perayaan berlebihan) ketika (skor sudah) 4-0. Kamu bisa melakukannya ketika (kedudukan) 1-0, tapi saat 4-0, itu namanya mempermalukan lawan.”

Namun, Antonio Conte membantah jika tindakannya disebut melecehkan lawan. Ia hanya mengangkat moral pendukung Chelsea yang selama pertandingan lebih banyak membisu. Padahal, laga dimainkan di kandang sendiri, tetapi suara mereka tertilep oleh pendukung Manchester United, yang tak berhenti menyemangati tim tamu.

Conte, dikutip dari CNN Indonesia menuturkan, “Saya mantan pemain, jadi saya tahu bagaimana cara berperilaku di lapangan. Pendukung United tetap bernyanyi, sementara pendukung kami diam membisu, meski Chelsea tampil luar biasa. Saya ingin pendukung kami menyemangati tim.”

“Saya menghormati setiap lawan. Tidak ada masalah dengan (Jose) Mourinho, terutama karena perilaku saya normal. Saya tidak berniat mempermalukan siapapun, karena saya juga selalu ingin dihormati,” tambah Conte.

Dalam sejarahnya, justru Jose Mourinho yang beberapa kali tampak ‘mempermalukan lawan’. Misalnya, ia berlari-lari di Camp Nou mengacungkan tangan tanda kemenangan saat Internazionale menyingkirkan Barcelona di Liga Champions 2010.(win12)

 

Komentar