Cristiano Ronaldo kehilangan tuahnya

KANALSATU - Cristiano Ronaldo awal musim ini seperti kehilangan tuah. Sudah sebulan lebih ia mandul menjebol gawang lawan ketika Real Madrid bermain di Santiago Bernabeu. Fans Los Blancos yang biasa mengelu-elukan CR7, kini mulai berbalik mencemoohnya. Harian AS menyebut ada tiga penyebab utama Ronaldo tak sesubur dahulu lagi. Apa saja?

Sejatinya, performa Cristiano Ronaldo yang menurun sudah terlihat sejak musim lalu. Meskipun demikian, CR7 menutupi kekurangan tersebut dengan insting mencetak golnya yang luar biasa. Tidak lagi menusuk dari sisi sayap kiri, Ronaldo belakangan menjadi penyerang utama di Real Madrid. Hasilnya fantastik, 51 gol dalam 48 penampilan. Artinya dalam enam musim beruntun, Ronaldo selalu bisa mencetak lebih dari 50 gol per tahun.

Tapi musim ini, kekeringan itu tampak nyata. Cristiano Ronaldo sudah bermain sembilan kali, sementara koleksi golnya mentok di angka empat. Terakhir, sang bintang internasional Portugal tidak bisa menjebol gawang Athletic Bilbao saat timnya menang 2-1. Padahal ia punya peluang segudang.

Menurut Mario de la Riva, ada tiga penyebab kemandulan Ronaldo. Yang pertama adalah cedera. Ini fatal. Cedera lutut yang dialami sang bintang di Euro 2016 membuat dirinya harus beristirahat ketika pra musim dimulai. Ia harus absen sekian lama, dan baru turun bulan September. Ronaldo kehilangan momentum karena cedera.

Ini ditambah faktor lain, yaitu langsung dipaksa bermain di laga kompetitif. Seorang pemain yang cedera panjang, normalnya butuh waktu adaptasi lebih lama di lapangan. Ia akan lebih nyaman jika tampil di laga ujicoba lebih dulu.

Tapi Ronaldo pulih pada bulan lalu, dan saat itu kompetisi Liga Spanyol dan Liga Champions sudah dimulai. Belum lagi ditambah kengototan Ronaldo yang selalu ingin tampil penuh, tak mau diganti. Kasus kala ia ditarik melawan Las Palmas dan marah pada Zinedine Zidane adalah contoh.

Faktor terakhir adalah, memang efektivitas golnya menurun. Ronaldo rata-rata butuh 10 tembakan untuk mencetak satu gol. Jika dilihat dari petualangannya di Liga Spanyol musim ini lebih buruk lagi. Ia mengemas 2 gol dari 29 tembakan, artinya persentase golnya cuma 6,9 persen.(win12)

 

Komentar