Protes keras, Bonek siap geruduk kediaman Haruna

KANALSATU - Pendukung Persebaya Surabaya alias Bonek berniat menggeruduk dan mengepung rumah manajer Madura United, Haruna Soemitro, yang juga anggota Kelompok 85 yang mewadahi mayoritas pemilik suara sah atau voters PSSI. Haruna Soemitro dianggap sebagai orang yang menolak pembahasan dipulihkannya status Persebaya di Kongres Pemilihan PSSI kemarin.
“Yang mengusulkan (penolakan pembahasan status Persebaya) adalah Haruna Soemitro dan dia adalah orang Surabaya,” ucap juru bicara Bonek, Andi Peci, beberapa waktu lalu di Jakarta.
“Kami akan cari rumahnya dan mengepung untuk melakukan protes besar-besaran di sana sampai Persebaya kembali,” ancamnya.
Tak hanya itu, Bonek juga mengindikasikan bakal terjadi polemik di Jawa Timur karena merasa Persebaya didzalimi oleh PSSI maupun pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang disebut Andi Peci telah ingkar janji.
“Itu (janji pemulihan status Persebaya Surabaya) diingkari oleh mereka (PSSI). Tentu ini akan memunculkan konflik sosial yang ada di Jawa Timur. Konflik sosialnya seperti apa ditunggu saja soal itu, karena upaya yang kami lakukan sudah maksimal. Presiden (Joko Widodo) mesti tahu tentang hal ini,” beber Andi Peci.
Andi Peci menegaskan pihaknya akan melakukan perlawanan terkait batalnya pengakuan kembali kepada Persebaya yang sejak 2013 lalu dibekukan oleh PSSI pimpinan La Nyalla Mattalitti lantaran dianggap ikut kompetisi ilegal yakni Indonesia Premier League (IPL).
“Persoalan sepakbola Indonesia yang carut marut itu sampai sekarang ada di Persebaya. Tapi ketika kongres, persoalan Persebaya belum clear, berarti masalah sepakbola nasional belum selesai,” tukasnya.(win12)