PSSI beri perhatian khusus kepada nasib Persebaya

KANALSATU - Pengurus baru PSSI memberikan perhatian serius soal status Persebaya Surabaya. Seluruh anggota executive committee (exco) menggelar rapat terkait dengan kepastian nasib Persebaya, Senin (14/11).
”Kami melihat masalah Persebaya ini memiliki urgensi tersendiri,” kata Johar Lin Eng, anggota exco yang juga ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah, kemarin (11/11).
Johar mengatakan, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi memerintah exco untuk segera menuntaskan seluruh masalah sepak bola nasional. Salah satunya adalah Persebaya yang terombang-ambing dalam tiga tahun terakhir.
”Pesan dari ketua (Edy, Red), masalah Persebaya ini jangan lagi digantung. Artinya, manis ataupun pahit keputusan yang akan dikeluarkan PSSI harus segera dilakukan. Keputusan tentu akan dilakukan di kongres tahunan,” katanya.
Belum ada keputusan kapan kongres tahunan digelar. Johar memberikan gambaran pada bulan depan. Sebelumnya, setelah terpilih sebagai orang nomor satu PSSI dua hari lalu, Edy menegaskan bahwa masalah Persebaya bakal tuntas maksimal 1 Januari 2017.
Hidayat, anggota exco, menambahkan bahwa PSSI sejatinya memiliki spirit yang sama untuk memberikan kepastian status Persebaya. Pria yang juga manajer Persebo Bondowoso itu menyarankan manajemen Persebaya tidak lagi bersikap pasif.
Persebaya juga harus aktif melakukan pendekatan kepada para pemilik suara (voters) PSSI. ”Keputusan tertinggi di kongres tetap ada di tangan voters. Strategi ini tidak dilakukan manajemen Persebaya ketika kongres kemarin,” katanya.
”Hubungan manajemen Persebaya dengan voters harus dipererat lagi,” tambah Hidayat.
Sementara itu, Direktur Keuangan Persebaya Choesnoel Farid menghargai niat baik kepengurusan baru PSSI. ”Tapi, kami minta tolong agar tidak lagi diberi janji manis. Kalau masih begitu, nanti masyarakat tidak lagi percaya dengan PSSI,” katanya. (win12)