SIG Pasok 236 Ribu Ton Semen Untuk Pembangunan Jalan Tol Pertama di Aceh

Kendaraan pengangkut barang melintas di Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 4 Ruas Indrapuri-Blang Bintang.
Tol Sibanceh yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional ini, menjadi infrastruktur penting yang dapat membantu aksesibilitas pengguna jalan untuk sampai ke lokasi tujuan dengan waktu tempuh lebih cepat.
Waktu tempuh menuju Pelabuhan Internasional Malahayati melalui GT Padang Tiji – GT Baitussalam pun dapat dipangkas menjadi hanya 1 jam dari sebelumnya 3,5 jam, dan memangkas 2 jam perjalanan menembus bukit berkelok dari semula 3 jam perjalanan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Tol Sibanceh yang menghubungkan wilayah-wilayah di Provinsi Aceh untuk menciptakan daya dorong perekonomian daerah.
Hal itu membuktikan kepercayaan yang tinggi dari para pemangku kepentingan terhadap produk SIG.
Tol Sibanceh terbagi dalam enam seksi ruas, meliputi Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimum) 24,3 km; Seksi 2 (Seulimum – Jantho) 7,6 km; Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) 16 km; Seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) 13,5 km; Seksi 5 (Blang Bintang – Kuto Baro) 7,7 km; dan Seksi 6 (Kuto Baro – Baitussalam) 5 km.
“Untuk memastikan kekuatan dan keandalan konstruksi Tol Sibanceh dalam jangka panjang, SIG memasok semen UltraPro," kata Vita.
Semen UltraPro memiliki banyak keunggulan, seperti mudah diaplikasikan, waktu kering optimal, kuat lentur lebih baik, dan hasil akhir dengan kekuatan maksimal.
UltraPro sangat cocok untuk konstruksi jalan tol, bendungan, landasan pesawat terbang, dan struktur bangunan lainnya, yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi.
Lebih lanjut Vita menegaskan, bahwa dengan dukungan fasilitas produksi dan distribusi terluas di Indonesia.
“SIG siap mendukung pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Kami menjamin kelancaran pasokan bahan bangunan untuk menyukseskan pelaksanaan proyek dengan kualitas dan kuantitas produk yang terjaga,” pungkas Vita. (KS-5)