Dukung Peningkatan Kualitas Produksi Tembakau

KANALSATU - Supporting Co - PT Perkebunan Nusantara I Regional 4 akan terus meningkatkan produksi tembakau. Berbagai strategi disiapkan agar target bisa tercapai.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung peningkatan kualitas produksi perkebunan di Indonesia, termasuk dalam hal ini tembakau. PTPN I Regional 4 telah dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas produksi dan inovasi dalam meningkatkan hasil produksi,” terang Asisten Deputi (Asdep) Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Faturohman saat meninjau areal perkebunan tembakau Supporting Co - PT Perkebunan Nusantara I Regional 4, Kebonarum, Klaten, Jumat (3/5/2024).
Dalam kunjungan tersebut Faturrohman sekaligus melakukan pendalaman terhadap proses bisnis yang dilakukan Supporting Co- PTPN I Regional 4.
Oleh karena itu, Faturohman pun memberikan beberapa arahan agar potensi yang dimiliki oleh PTPN I Regional 4 dapat terus terjaga dan mencapai hasil yang optimal.
“Untuk itu, telah kami sampaikan baik di sisi on farm maupun pengadaan kebutuhan sarana produksi dapat dimaksimalkan. Proteksi terhadap tanaman, hingga monitoring pengolahan tembakau perlu menjadi perhatian bagi semua,” tambah Faturohman saat dijumpai di Gudang Sortasi Tembakau Kebonarum.
Tembakau merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Sebagai unit usaha dari Subholding Supporting Co, PTPN I Regional 4 berkomitmen untuk terus menjaga serta meningkatkan kualitas tembakau yang dikelolanya.
Secara kualitas dan potensi, tembakau PTPN I Regional 4 telah diakui oleh beberapa negara.
"Yang terbaru, pangsa pasar kami telah merambah ke Eropa dan Amerika Latin. Dengan kualitas yang kami miliki, kami optimis hal ini mampu membawa peningkatan terhadap pendapatan perusahaan dan tentunya juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia sendiri,” ujar Region Head PTPN I Regional 4, Subagiyo.
Subagiyo pun menambahkan bahwa produksi ekspor tembakau untuk tahun 2024 ditargetkan meningkat menjadi 1.033 ton.
"Sehingga memang dibutuhkan beberapa strategi untuk mencapai angka tersebut, termasuk dukungan dari pemerintah. Untuk itu kami pun menyampaikan terima kasih atas dukungan serta arahan yang telah diberikan bapak Asdep, kami terus berkomitmen akan memberikan yang optimal,” pungkasnya. (KS-5)