Musim Giling 2024, PG Semboro Target Giling 793ribu Ton Tebu

KANALSATU - SGN PG Semboro mentargetkan menggiling tebu sejumlah 793ribu ton di musim giling tahun 2024. Sementara produksi gula konsumsi ditargetkan mencapai 56 ribu ton.
"Steam test telah dilakukan, peralatan sudah diuji dan dinyatakan sudah siap giling. Kami mulai giling tanggal 3 Juni, dengan target giling tebu sebesar 793 ribu ton dan produksi gula konsumsi 56ribu ton," kata General Manager PG Semboro, Agus Budi Juwono dalam selamatan buka giling, Rabu (29/5/2024) di Jember.
Pihaknya menyebut target tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2023 capaian PG Semboro sebesar 43ribu ton gula konsumsi dan menggiling 625ribu ton tebu.
Meski dampak elnino pada tebu masih dirasakan hingga saat ini, pihaknya optimis target tersebut dapat dicapai.
"Efek elnino masih terasa pada tebu, tetapi kami optimis tercapai. Salah satunya dengan bertambahnya luasan kebun kurang lebih hingga dua ribu hektar,” lanjutnya.
Sementara itu Direktur Operasional SGN Dodik Ristiawan mengatakan, hingga saat ini delapan pabrik gula SGN sudah memulai giling untuk memenuhi kebutuhan gula konsumsi masyarakat.
Delapan PG tersebut yakni PG Kwala Madu di Sumatera Utara, PG Rendeng dan PG Mojo di Jawa Tengah, PG Ngadiredjo, Gempolkrep, Assembagus, Pradjekan dan Poerwodadie di Jawa Timur. Dalam waktu dekat, PG-PG lain juga akan segera memulai giling.
"Hingga saat ini delapan pabrik gula SGN telah giling, sebagai informasi pagi ini PG Poerwodadie juga baru memulai giling dan akan disusul pabrik gula lainnya. Komitmen kami jelas untuk tercapainya ketahanan pangan yakni swasembada gula" jelas Dodik.
Dodik menegaskan meski fokus utama pada pencapaian swasembada gula nasional, unit kerja pabrik gula juga memberikan kontribusi pada daerah masing-masing. Di antaranya melalui stimulasi perekonomian masyarakat, serapan tenaga kerja hingga menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah).
"Tahun ini SGN target giling tebu 13,5 juta ton dan produksi tahun 2024 sebesar total 992 ribu ton gula kristal putih. Selain pemenuhan kebutuhan gula konsumsi, SGN memberikan kontribusi sebagai stimulan ekonomi, menyerap tenaga kerja hingga menyumbang PAD di masing-masing daerah kerja,” ungkapnya lebih lanjut.
Sementara itu Ketua APTRI PG Semboro Achmad Sutrisno memberikan dukungan dan berharap suksesnya giling PG Semboro.
"Harapan kami, giling bisa berjalan dengan lancar. Untuk para petani Ayo kirim tebu yang bagus, MBS (manis bersih segar) ke PG Semboro sehingga rendemennya bisa tinggi,” kata Achmad Sutrisno.
Jajaran Manajemen SGN Berubah
Sejak 8 Mei 2024, SGN mengumumkan adanya perubahan susunan direksi. Pemegang saham SGN mengalihkan penugasan Aris Toharisman semula sebagai Direktur Utama menjadi Direktur Hubungan Kelembagaan dan Manajemen Risiko. Kemudian mengangkat Mahmudi sebagai Direktur utama, Dodik Ristiawan sebagai Direktur Operasional, Hariyanto sebagai Direktur Keuangan dan Affan Safiq sebagai Direktur SDM dan Teknologi Informasi.
Sedangkan jajaran dewan komisaris pemegang saham mengangkat Amri Siregar sebagai Komisaris Utama, Bagas Angkasa sebagai Komisaris, Arif Afandi sebagai Komisaris Independen dan Priyastomo sebagai Komisaris Independen.
(KS-5)