Ciputra Hospital Surabaya Lakukan Transformasi Layanan Kanker, Era Baru Dalam Kolaborasi Onkologi

CIPUTRA HOSPITAL: Kiri ke kanan, Sutoto Yakobus (Senior Director Ciputra Group), Harun Hajadi (Managing Director Ciputra Group), Dr Beng Teck Liang (Singapore Medical Group/SMG), Dr John Chia (Curie Oncology), usai signing joint venture agreement di Ciputra Hospital Surabaya, Sabtu (1/2/2025). (ard)

KANALSATU - Ciputra Hospital Surabaya kolaborasi dengan Cancer Centre Pte. Ltd. (SMG), dan  Curie Indonesia Pte. Ltd. (Curie Oncology) untuk bersama-sama mengelola Pusat Perawatan Kanker secara Komprehensif.

Langkah tersebut ditandai dengan signing joint venture agreement antara Ciputra Hospital Surabaya, Singapure Medical Group dan Curie Oncology, Sabtu (1/2/2025).

Harun Hajadi, Managing Director Ciputra Group, mengatakan tujuan kerja sama ini adalah untuk bersama-sama mengelola Pusat Perawatan Kanker Komprehensif di Rumah Sakit Ciputra Surabaya dengan nama Ciputra SMG Curie Cancer Center (CSCCC).

"Ini salah satu impian saya, bisa memberikan layanan klinik rawat jalan, pusat kemoterapi rawat jalan, dan fasilitas terkaitnya seperti peracikan obat sitotoksik, pengobatan kanker lanjutan (radioterapi dan kedokteran nuklir) dengan protokol diagnosis dan perawatan mengacu pada standar Singapura," katanya.

Layanan ini, lanjut Harun, termasuk dengan dukungan dari teknologi dan tenaga medis Singapura yang berkolaborasi dengan dokter-dokter terbaik dari Ciputra Hospital Surabaya. 

Dr Beng Teck Liang, Satu Eksekutif dari Singapore Medical Group/SMG, mengatakan didirikan pada 2005, SMG adalah jaringan layanan kesehatan spesialis swasta yang dikenal dengan keunggulannya dalam perawatan, berbasis teknologi dan standar medis tinggi. 

Dengan visi menjadi jaringan layanan kesehatan terbaik di Asia, dikatakan SMG memulai ekspansi pesat pada tahun 2013 dan terus memperluas kehadirannya ke Indonesia, Vietnam, dan Australia. 

Saat ini, lanjutnya, SMG mengoperasikan lebih dari 40 klinik di Singapura, menawarkan layanan multidisipliner yang mencakup onkologi, kesehatan wanita dan anak, fertilisasi in-vitro (IVF), oftalmologi, kardiologi, kedokteran gigi, diagnostik, dan estetika.

Sementara Dr John Chia, mewakili pihak Curie Oncology, menambahkan bahwa Curie Oncology merupakan praktik onkologi berpusat di Singapura, yang berfokus pada perawatan kanker kompleks. 

"Didukung dengan diagnostik presisi dan terapi yang mutakhir, Curie Oncology memiliki tim multidisipliner dalam memberikan perawatan yang spesifik dan dipersonalisasi, membimbing pasien melalui perjalanan mereka untuk mengatasi kanker dan membangun kembali kehidupan mereka," katanya.

Pada kesempatan itu Sutoto Yakobus, Senior Director Ciputra Group, juga menjelaskan Ciputra Hospital Surabaya memiliki 4 layanan unggulan (Center of Excellence), yaitu Oncology, pusat layanan kesehatan yang mencakup seluruh spektrum kanker, mulai dari deteksi dini (pemeriksaan Laboratorium, Radiologi dan PET Scan) hingga perawatannya (Surgery, Chemotherapy dan Radiotherapy). 

Dalam mendukung Oncology sebagai layanan unggulan, lanjutnya, Ciputra Hospital Surabaya bekerjasama dengan SMG dan Curie Oncology, yaitu Ciputra SMG Curie Cancer Center untuk perawatan kanker.

"Layanan unggulan Ciputra Hospital selanjutnya adalah Heart & Vascular, yang merupakan pusat pelayanan jantung dan pembuluh darah yang mencakup seluruh spektrum perawatan, mulai dari konsultasi, pencegahan, diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi," jelasnya.

Kemudian, lanjut Sutoto, layanan unggulan Neuroscience, pusat layanan kesehatan untuk perawatan sistem saraf, meliputi otak, saraf tulang belakang, dan saraf tepi yang terdapat di seluruh bagian tubuh. Tidak ketinggalan, layanan khusus Dian Women & Children Center, dengan menyediakan layanan perawatan ginekologi rutin, pelayanan kehamilan, persalinan, perawatan pasca melahirkan dan tumbuh kembang anak. Area Women & Children juga dilengkapi dengan akses khusus untuk Ibu Hamil dan anak sehat. 

Ciputra Hospital Surabaya, yang dirancang dengan investasi awal sekitar Rp350 miliar ini, menurut dia memiliki 150 dokter spesialis, termasuk professor dan konsultan serta di lengkapi dengan dukungan teknologi medis seperti Cath Lab Bi-Plane, CT-Scan Dual Source, MRI 3 Tesla, ABUS (Automated Breast Ultrasound) pertama di rumah sakit swasta di Jawa Timur. (ard)

Komentar