Perubahan Status Dua BUMD Jatim Jadi Perseroda, Ekonomi Daerah Diproyeksi Meningkat

KANALSATU – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi mengubah status dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda). Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan nota penjelasan terkait perubahan ini dalam Sidang Paripurna DPRD Jatim di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Senin (3/2/2025).
Perubahan tersebut melibatkan PT Petrogas Jatim Utama yang kini menjadi PT Petrogas Jatim Utama (Perseroda) serta PT Panca Wira Usaha Jawa Timur yang berubah menjadi PT Panca Wira Usaha Jawa Timur (Perseroda) atau PT PWU Jawa Timur (Perseroda).
Menurut Adhy Karyono, perubahan ini merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, khususnya Pasal 14 ayat (2) dan (3), yang mengatur penyesuaian nomenklatur untuk status Perseroda. “Ini merupakan penyesuaian nomenklatur yang wajib dilakukan sesuai regulasi,” jelasnya.
Selain perubahan nama, terdapat beberapa implikasi operasional. PT Petrogas Jatim Utama (Perseroda), yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi dari hulu ke hilir, diharapkan dapat memperkuat peran daerah dalam kepemilikan Participating Interest (PI) 10 persen sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016.
“BUMD harus memastikan tidak ada unsur swasta dalam kepemilikan sahamnya,” tegas Adhy.
Sementara itu, PT PWU Jawa Timur (Perseroda) mengalami peningkatan modal dasar dari Rp250 miliar menjadi Rp500 miliar, sesuai Pasal 11 ayat (2) PP Nomor 54 Tahun 2017. Ini menjadi kali pertama sejak pendiriannya bahwa PT PWU mengalami perubahan modal dasar, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan.
Adhy optimistis bahwa perubahan status ini akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pembahasan dua Raperda ini. Harapannya, keduanya dapat menjadi Perda yang bermanfaat dan mendukung kemajuan Jawa Timur,” pungkasnya. (KS-5)