Jelang Bulan PRB, SRPB Jawa Timur Gelar Rapat Koordinasi

RAKOR SRPB: Suasana Rakor SRPB Jawa Timur dihelat pada Sabtu-Minggu, 22-23 Februari 2025, yang dipercepat karena untuk menyatukan gerak menuju peringatan bulan PRB. (dok/srpb)

KANALSATU – Menjelang pelaksanaan bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Oktober nanti, Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur menggelar rapat koordinasi (rakor). 

Rencananya pelaksanaan bulan PRB nanti akan dipusatkan di Jawa Timur, dan Rakor SRPB Jawa Timur dihelat pada Sabtu-Minggu, 22-23 Februari 2025.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Gatot Soebroto, menitipkan pesan kepada SRPB Jawa Timur untuk melaksanakan dua agenda penting jelang peringatan bulan PRB.

Kedua agenda tersebut adalah bersih-bersih sungai dan penanaman pohon. Hal ini dilatarbelakangi dengan hancurnya alam akibat eksploitasi yang berlebihan. 

”Dulu di suatu daerah tidak ada longsor, sekarang ada. Dulu tidak ada banjir, sekarang banjir. Saya minta tolong buat agenda ke depan untuk pengurangan risiko bencana. Saya minta SRPB Jawa Timur terus melakukan edukasi pemahaman kebencanaan,” tegas Gatot Soebroto saat membuka rakor ini, Sabtu (22/2/2025).

Dua agenda tersebut, lanjutnya, dilatarbelakangi oleh kian masifnya bencana hidrometeorologi di Jawa Timur. 

“Semoga semakin banyak yang diajak untuk menjaga lingkungan. Terima kasih kepada SRPB Jawa Timur yang telah menjaga provinsi ini untuk aman dan lestari,” katanya.

Sementara, Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (Kabid PK) BPBD Jawa Timur, Dadang Iqwandy, mengatakan rakor SRPB Jawa Timur kali ini memang dipercepat karena untuk menyatukan gerak menuju peringatan bulan PRB. 

“Dengan dua kegiatan bersih-bersih sungai dan tanam pohon ini bisa diturunkan SRPB Jatim ke kabupaten dan kota. Kami titip itu karena bencana hidrometeorologi cukup banyak di Jatim,” jelasnya.

Menurut pria yang baru menimba ilmu kebencanaan di Jepang ini, dengan warna beragam dari organisasi mitra SRPB Jawa Timur, ia yakin bisa bersatu padu dalam menanggulangi bencana.

Rakor dengan tema Menguatkan Sinergi, Membangun Ketangguhan Menuju Bulan PRB 2025 ini menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya adalah Dian Harmuningsih yang memberikan materi Pengelolaan Data Bagi Organisasi Relawan Kebencanaan.

Sedangkan materi Urgensi Kehumasan bagi Organisasi Relawan Kebencanaan dibawakan Rizki Daniarto. 

Pada malam harinya dilanjutkan dengan  hasil kesepakatan rakor 2024 dan pembahasan program kerja 2025 oleh Koordinator SRPB Jawa Timur, Rachmad Subekti Kimiawan. 

Setelah itu dilanjutkan keesokan harinya dengan materi Psycological First Aid oleh Dini Prastyo Wijayanti dan Peran Relawan dalam Fase Kebencanaan (Pra, Saat, dan Pasca) oleh Yeka Kusumajaya.

Hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kantor Basarnas Surabaya, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda – Sidoarjo, dan FPRB Jawa Timur. 

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Rumah Zakat, Nurul Hayat, dan Joss Peduli. (ard)

Komentar