Dewan Pers Apresiasi SMSI Jawa Timur dalam Perkuat Literasi Media dan Libatkan Partisipasi Masyarakat

KANALSATU - Ada gagasan menarik dari Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya agar kehidupan pers di Indonesia semakin sehat.
Penegasan itu diungkapkan saat menjadi pembicara focus group discussion (FGD) yang digelar SMSI Kediri Raya, di IAIN Kediri, belum lama ini.
Salah satunya diaebutkan Agung, adalah mengaktifkan keterlibatan masyarakat untuk mengecek langsung wartawan dan dari media mana yang hendak melakukan wawancara.
Dia juga mengungkapkan bahwa perlu dibuat semacam website ataupun aplikasi yang menampung member SMSI Jawa Timur.
Dengan begitu, warga bisa mengecek apakah wartawan tersebut anggota SMSI ataukah bukan anggota.
"Perlu dibuat semacam website yang bisa mengecek langsung apakah wartawan yang mewawancarai benar benar konstituen dewan pers ataukah tidak," katanya.
Melalui cara ini, lanjut Agung, masyarakat turut membenahi iklim jurnalistik yang karut marut. "Partisipasi masyarakat punya peran penting agar pers kita sehat."
Agung mengatakan dirinya juga mengapresiasi kinerja SMSI Jawa Timur yang aktif mengembangkan literasi media.
Cara-cara yang dilakukan SMSI Jawa Timur perlu ditiru. "Perlu sekali pers ikut mencerdaskan publik dengan langkah-langkah konkret," jelasnya.
Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa SMSI di provinsi ini, memiliki anggota hampir 200 perusahaan pers, yang tersebat di kabupaten/kota seluruh Jawa Timur.
Langkah yang dilakukan dalam menangani anggita sebanyak itu, pihaknya mengakui terus berupaya melakukan edukasi untuk peningkatan kualitas anggota, serta meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Kami SMSI Jawa Timur telah memiliki data semua anggota, sehingga jika ada pihak yang dirugikan bisa langsung mengeceknya,” tegas Sokip.
Tak hanya itu, lanjutnya, sebagai bukti keseriusannya, SMSI Jawa Timur juga mengeluarkan sertifikat keanggotaan supaya memudahkan masyarakat mengetahui media tersebut anggota SMSI atau bukan.
“Tinggal diklik saja, jika ada tampilan sertifikat keanggotaan, berarti sudah resmi anggota SMSI Jawa Timur,” ujar Sokip.
Selain itu dia menjelaskan bahwa jajaran pengurus segera mengadakan road show ke lembaga-lembaga pemerintah untuk memperkenalkan SMSI Jawa Timur.
"Upaya ini agar masyarakat terbangun kepercayaan, bahwa mereka benar-benar berhadapan dengan wartawan professional dan media yang dikelola dengan baik," tambah sosok wartawan senior yang juga Wakil Ketua PWI Jawa Timur Bidang Kerjasama ini. (ard)