PT Suparma Gelar Program CSR 'Sustainability In Community' di Rusun Warugunung Surabaya

RUMAH HIDROPONIK: Direksi PT Suparma Tbk (berkaos hijau) saat melihat langsung pembangunan Green House TOGA (Tanaman Obat Keluarga) serta revitalisasi area Rumah Hidroponik, dari program CSR di Rumah Susun (Rusun) Warugunung, Surabaya Selatan, Minggu (25/5/2025). (ard)

KANALSATU - PT Suparma Tbk kembali menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility(CSR) sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perseroan itu terhadap keberlanjutan dan kepedulian sosial.

Untuk CSR kali ini bertema 'Sustainability In Community': Sehat, Ceria, Produktif bersama See-U”, yang digelar Minggu, 25 Mei 2025, di Rumah Susun (Rusun) Warugunung, Surabaya Selatan.

Barli Leoponco, Direktur PT Suparma Tbk, mengatakan sebagai perusahaan kertas berkelanjutan asal Indonesia (Indonesia’s Sustainable Paper Company), perseroannya berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

"Melalui program ini, PT Suparma Tbk bersama brand See-U ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian bumi,” ujarnya.

Wahyu Kristyawan, General Manager PT Suparma Tbk, menambahkan Rusun Warugunung dipilih sebagai lokasi strategis kegiatan CSR kali ini, salah satunya karena berlokasi hanya sekitar 2 km dari fasilitas PT Suparma Tbk.

Selain dekat, lanjutnya, rusun ini juga merupakan tempat tinggal Kelompok Tani “Sumber Makmur”, komunitas warga yang aktif mengembangkan pertanian hidroponik dan urban farming

Melalui program ini, PT Suparma Tbk memberikan dukungan berupa pembangunan Green House TOGA (Tanaman Obat Keluarga) serta revitalisasi area Rumah Hidroponik, yang dilengkapi dengan fasilitas edukatif untuk mendorong praktik pertanian berkelanjutan di lingkungan rusun.

"Sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, perusahaan juga menyediakan fasilitas tempat sampah pilah di setiap blok Rusun Warugunung, disertai edukasi mengenai cara pemilahan sampah yang benar," jelas Wahyu.

Inisiatif ini, tambahnya, bertujuan membentuk kebiasaan memilah sampah sejak dini guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

"Kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai aktivitas sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia, bazar produk UMKM warga setempat, serta Jalan Sehat yang diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua," kata Wahyu. (ard)

Komentar