Siantar Top Pada RUPS Tahun Buku 2024 Putuskan Tak Bagikan Deviden

PRODUK SIANTAR TOP: Direksi PT Siantar Top Tbk menunjukkan salah satu produk baru yang telah diluncurkan ke pasar, usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024, di Surabaya, Kamis (19/6/2025). (ard)

KANALSATU - PT Siantar Top Tbk pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 memutuskan tak membagi deviden, meski pada 2024 meraih laba Rp1,31 trilun.

Pada RUPST itu juga disebutkan Performa Perseroan tahun buku 2024, perilehan penjualan bersih mencapai Rp4,96 triliun, sedangkan laba dengan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun. 

Hal tersebut terungkap saat PT Siantar Top Tbk menyelenggarakan Rapat RUPS untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024, yang di Verwood Hotel, Surabaya, Kamis (19/6/2026).

Armin, Dirwktur Utama PT Siantar Top Tbk, mengatakan dalam RUPS Tahun ini terdapat 5 mata acara yang akan dipaparkan, sebagaimana telah diumumkan melalui Panggilan Rapat pada 28 Mei 2025.

Kelima agenda penting itu diakui telah dilakukan pembahasan pasa RUPS tahun buku 2024, yang berakhir pada 31 Desember 2024.

"Dalam keputusan oenting lainnya, telah diputuskan bahwa tak ada pembagian deviden, sebab deviden akan kami alokasikan untuk oengembangan usaha tahun berikutnya," jelasnya.

Armin juga menjelaskan, pengembangan usaha itu juga berkaitan dengan terget perilehan 2025.

"Di Tahun 2025 Perseroan terus berupaya untuk mencapai peningkatan penjualan dengan estimasi sekitar dua digit," tuturnya.

Menyinggung strategi, dia mengakui selain perseroan selalu berinivasi dengan menciptakan produk-produk baru, juga akan selalu melalukan perluasan pasar melalui terobosan ekspor.

"Selain produk kami sdh menembus 30 negata, kami juga berupaya menjajagi negara lain, seperti Kanada dan Amerika," jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Armin, kontribusi penjualan pasar lokal masih mendominasi, yaitu mencapai 81,81%, sedangkan penjualan ekspor sebesar 18,19%. (ard)

Komentar