Gubernur Khofifah Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Kebutuhan Lebaran

KANALSATU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berbagi kebahagiaan bersama 95 murid berkebutuhan khusus dari Kota dan Kabupaten Madiun dengan mengajak mereka berbelanja kebutuhan Lebaran di Sun City Mall Madiun, Kamis (12/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, setiap murid menerima voucher belanja yang dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan Lebaran sesuai pilihan mereka. Para siswa yang didampingi guru terlihat antusias memilih pakaian, sepatu hingga sandal untuk dikenakan saat Hari Raya.
Khofifah bahkan sempat berinteraksi langsung dengan para murid. Ia membantu salah satu siswa memilih pakaian sekaligus mencari ukuran yang sesuai. Ia juga menyaksikan proses pembayaran yang dilakukan para siswa yang tampak gembira bisa memilih sendiri kebutuhan Lebaran mereka.
Selain voucher belanja, Gubernur Khofifah juga memberikan tambahan uang saku sebesar Rp200 ribu kepada setiap murid. Para siswa juga mendapatkan paket makanan untuk berbuka puasa serta snack untuk dibawa pulang.
Tak hanya itu, para guru pendamping juga menerima paket sembako dan bantuan uang tunai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendampingi serta mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.
Khofifah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kesalehan sosial sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di bulan suci Ramadan, terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang terus berjuang meraih masa depan.
“Rasanya terharu dan bahagia bisa mengajak 95 murid berkebutuhan khusus berbelanja kebutuhan Lebaran. Ini menjadi cara untuk menebar kebahagiaan sekaligus memperkuat kesalehan sosial di bulan Ramadan,” ujar Khofifah.
Ia menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan Ramadan lebih banyak menyasar lansia dan anak yatim. Namun kali ini ia ingin memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas agar mereka juga merasakan kebahagiaan Ramadan.
“Ada saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan pada penglihatan, pendengaran, wicara maupun fisik. Namun mereka tetap memiliki semangat besar untuk meraih kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Menurut Khofifah, kegiatan berbagi bersama siswa dan guru sekolah luar biasa (SLB) dapat menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial serta mempererat hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
Sementara itu, salah satu pendamping dari SLB Bhakti Luhur Kota Madiun, Suster Mia, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak disabilitas. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Baru tahun ini ada kegiatan seperti ini. Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak disabilitas,” ujarnya.
Salah satu siswi SLB kelas VII bernama Paudi juga mengaku senang bisa membeli pakaian baru untuk Lebaran. Ia memilih celana, baju, serta sandal yang akan dipakai saat Hari Raya.
(KS-9)