Akhmad Munir: PWI Jatim Membuat Terobosan Positif Bagi Organisasi Pers di Indonesia

RUANG KHUSUS: Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir (t-shirt merah), saat meremikan 'ruang khusus' untuk pengurus PWI Pusat, di Kantor PWI Jawa Timur, Rabu (18/3/2026). (kris)

KANALSATU - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menyatakan PWI Jawa Timut telah membuat preseden dan terobosan positif bagi organisasi pers di Indonesia. 

Karena itu dia memberikan apresiasi kepada PWI Jawa Timur, atas langkah dan terobosan positif itu, yang telah menyediakan fasilitas ruang khusus bagi pengurus PWI Pusat.

Ruang dan fasilitas khusus yang diresmikan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmaf Munir, bersamaan dengan agenda silaturahmi dan buka puasa dengan pengurus PWI Jawa Timur itu, adalah untuk Pengurus PWI Pusat dan Dewan Kehormatan Daerah (DKD).

Dia menyebut konsep penyediaan ruang khusus ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh PWI tingkat provinsi.

Bahkan ia memproyeksikan fasilitas ini akan berfungsi sebagai hub atau 'rumah bersama' bagi pengurus pusat yang sedang menjalankan agenda kerja di wilayah Jawa Timur.

"Dengan adanya ruang ini, menegaskan bahwa kita tetap satu dalam nama besar PWI. Ini bisa menjadi kantor bersama bagi teman-teman pusat saat berkegiatan di Jawa Timur," kata Munir saat meresmikan 'ruang khusus' di Kantor PWI Jawa Timur, Rabu (18/3/2026).

Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, pada kesempatan itu menjelaskan inisiatif membuat ruang khusus atau 'kantor perwakilan PWI Pusat' tersebut bertujuan untuk menghilangkan sekat psikologis antara pengurus di tingkat daerah dan pusat. 

Menurutnya, fasilitas ini merupakan bentuk apresiasi atas prestasi sejumlah kader PWI Jawa Timut yang mendapat amanah menjadi pengurus PWI tingkat nasional.

"Ini sebagai bukti bahwa kita tetap satu kesatuan. Meski ada yang kini menjadi pengurus pusat, bukan berarti terpisah dari Jawa Timur."

"Ruang ini diharapkan membuat siapa pun yang datang tetap merasa memiliki dan menjadi bagian dari PWI Jatim," tegas Lutfil. (ard)

Komentar