Kasdam buka kejurda karate Piala Pangdam V Brawijaya

KANALSATU – Kejuaraan daerah (Kejurda) karate Piala Pangdam V Brawijaya, dibuka oleh Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) V Brawijaya, Brigjend TNI Agus Suhardi, di GOR Hayam Wuruk, Jumat (20/1/17).
"Melalui kejurda ini, saya berharap seluruh karate yang bertanding makin maju dan dikenal secara luas," kata Agus, saat membacakan sambutan tertulis Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI I Made Sukadana.
Harapannya, kejurda ini digelar sekaligus untuk menjaring atlet-atlet karate di wilayah Jatim yang terbaik. Sehingga ke depannya, Jatim tidak akan kekurangan atlet apabila mengikuti kejuaraan nasional dan internasional.
"Karena itu, kami berharap dalam kejurda ini tercipta iklim kompetisi yang sehat dan pada gilirannya atlet bisa terus berprestasi. Bisa membentuk jiwa sportifitas tinggi dan jiwa patriotisme," kata Agus.
Di sisi lain, tambahnya karate sangat baik dimiliki oleh remaja putra dan putri. Selain untuk membela diri dari hal-hal tak diinginkan, bisa mengembangkan olahraga ini di kawula muda. "Sangat bagus bagi kalangan muda untuk berlatih karate," ucapnya.
Ketua Panitia, Kolonel CZI Hari Pahlwantoro, menyampaikan bahwa Kejurda 2017 ini akan dibagi dalam 6 kelompok umur. Yaitu, usia dini, pra pemula, pemula, kadet junior di bawah usia 21 tahun dan senior.
Sekitar 1.281 karate mengikuti kejuaraan daerah (Kejurda) karate Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jatim, di GOR Hayam Wuruk, komplek olahraga Makodam V Brawijaya, 20-22 Januari. Dan seleuruh peserta berasal dari 17 perguruan, 27 Pengcab Forki Kabupaten/Kota.
Kejurda ini, setidaknya ada tambahan satu kelas bebas mempertandingkan TNI dan Polri. Ada 30 atlet. Melibatkan 60 orang wasit, dimana 25 wasit diantaranya adalah wasit bersertifikat nasional dan 7 wasit bersertifikat Asia. (win16)