Jelang Lebaran 2026, KAI Daop 8 dan DJKA Ramp Check 587 Sarana Kereta di Jatim

KANALSATU – Menjelang Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menggelar ramp check atau pemeriksaan kelayakan sarana kereta api. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang di tengah potensi lonjakan jumlah pemudik.

Ramp check dilaksanakan oleh DJKA melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya bersama KAI Daop 8 Surabaya selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Februari 2026. Pemeriksaan mencakup 587 sarana perkeretaapian, terdiri atas 520 unit kereta, 55 lokomotif, serta tiga trainset KRDI atau sebanyak 12 kereta di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi administratif maupun teknis. Aspek administratif meliputi pengecekan identitas sarana, dokumen pemeriksaan terakhir, serta tanda lulus uji. 

Sementara aspek teknis mencakup sistem pencahayaan, pengereman, komunikasi, pendingin udara (AC), sirkulasi udara, perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan jendela darurat, hingga roda dan komponen rangka bawah kereta.

Deputy Daop 8 Surabaya, Zuhril Alim, menegaskan ramp check merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berorientasi pada keselamatan pelanggan.

“Dengan semangat Semakin Melayani, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman selama Angkutan Lebaran 2026. Berbagai persiapan telah kami lakukan, mulai dari perawatan rutin, pemeriksaan berkala, hingga perbaikan menyeluruh terhadap seluruh sarana,” ujar Zuhril.

Senada, Kepala BTP Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, menyatakan ramp check menjadi langkah krusial untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api bagi seluruh pengguna jasa.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Jika aspek keselamatan terpenuhi, maka kenyamanan penumpang akan terwujud secara optimal,” tegasnya.

Selama kegiatan, tim gabungan melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi strategis, seperti Depo Lokomotif dan Depo Kereta Surabaya Pasar Turi, Sidotopo, dan Malang, serta Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya Kota, dan Malang.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sarana kereta api di wilayah KAI Daop 8 Surabaya dinyatakan laik jalan. Adapun temuan minor, seperti lampu yang tidak menyala, jendela ventilasi yang sulit dibuka, hingga kelengkapan APAR, telah dan sedang ditindaklanjuti sesuai rekomendasi tim pemeriksa.

Di sisi lain, KAI Daop 8 Surabaya mencatat tingginya animo masyarakat terhadap perjalanan kereta api selama periode Lebaran. Hingga 6 Februari 2026, sebanyak 64.402 tiket kereta api jarak jauh reguler telah terjual untuk keberangkatan 11–23 Maret 2026 dari wilayah Daop 8 Surabaya.

Seiring meningkatnya permintaan, KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal dan membeli tiket melalui kanal resmi guna mendapatkan jadwal sesuai kebutuhan serta menghindari kehabisan tiket pada tanggal favorit arus mudik Lebaran.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News

Komentar