PSSI: Tidak ada perubahan jumlah voters
Jelang Kongres Luar Biasa PSSI
JAKARTA (WIN): Pupus sudah keinginan 18 pengurus provinsi yang ditolak panitia saat registrasi peserta Kongres Luar Biasa (KLB)
PSSI. Kepastian itu muncul setelah Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI Hadiyandra menegaskan
takkan ada tambahan voters.
"Tidak ada
tambahan voters lagi. Sudah difinalkan oleh Surat Keputusan (SK)
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin," tegas Hadiyandra kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (16/3/13) malam.
Proses Registrasi KLB PSSI
di Hotel Borobudur, Sabtu sore diwarnai ketegangan bahkan berakhir bentrok. Penyebabnya, 18 Pengprov dan tiga klub
caretaker PSSI memaksa ingin mengikuti KLB meski dalam lembar pendaftaran sudah ada yang mewakili institusi mereka.
Samsul yang mengaku perwakilan
Pengprov Sulawesi Selatan terlibat baku hantam dengan petugas keamanan
KLB di depan Ruang Serbaguna Timor Hotel Borobudur. Belakangan diketahui, mereka adalah pengprov caretaker yang pernah diangkat Ketua PSSI Djohar Arifin.
Hadiyandra
menyatakan, wajar jika ada pihak-pihak yang tidak
puas dengan keputusan tersebut. "Tidak mungkin semua pihak bisa menerima
suatu keputusan. Wajar saja jika dari 10 orang ada dua orang yang tidak
setuju. Kami tidak akan memperbaiki jumlah voters yang sudah ditetapkan."
KLB PSSI akan diikuti 100
peserta yang merupakan 33 perwakilan Pengprov PSSI, 15 perwakilan klub Liga Super Indonesia (ISL), 16 perwakilan klub Divisi Utama, 14
perwakilan klub Divisi Satu, 12 perwakilan klub Divisi Dua, dan 10
perwakilan klub Divisi Tiga.(win10)