PLN Perluas Digitalisasi Layanan, Kampung PLN Mobile Dorong Transaksi dan Literasi Energi Warga Jatim

KANALSATU  – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus mendorong transformasi layanan berbasis digital melalui program Kampung PLN Mobile. Program ini dirancang untuk memperkuat interaksi PLN dengan masyarakat sekaligus mempercepat adopsi layanan kelistrikan digital yang mudah, transparan, dan efisien.

Terbaru, PLN meresmikan Kampung PLN Mobile x Iconnet di Dusun Simocoyo, Desa Simogirang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Minggu (28/12/2025). 

Kepala Desa Simogirang, Chusnul Chuluq, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Menurutnya, aplikasi PLN Mobile mempermudah warga, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas usaha, karena seluruh layanan kelistrikan dapat diakses dalam satu platform digital.

Di Surabaya, Kampung PLN Mobile juga diresmikan di kawasan Tembok Lor II, Kecamatan Bubutan. Dari total 115 pelanggan di wilayah tersebut, mayoritas telah memanfaatkan PLN Mobile sebagai kanal utama layanan kelistrikan, baik pelanggan pascabayar maupun prabayar. 

Melalui pendekatan edukatif berbasis visual lingkungan seperti mural, gapura, dan media tematik, PLN memastikan warga tidak hanya mengunduh aplikasi, tetapi juga memahami seluruh fiturnya.

Hasilnya, seluruh warga Kampung PLN Mobile Tembok Lor II tercatat telah menggunakan PLN Mobile untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengaduan gangguan, pembayaran tagihan, pembelian token, hingga layanan pasang baru dan tambah daya. 

Program serupa juga diluncurkan di Perumahan Gunung Sari Indah, Kelurahan Kedurus, Karangpilang, Surabaya, ditandai dengan pengukuhan Duta PLN Mobile dan simbolisasi partisipasi aktif warga.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan Kampung PLN Mobile merupakan bagian dari strategi transformasi layanan PLN yang menitikberatkan pada kemudahan akses dan peningkatan kualitas pelayanan pelanggan. 

Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas memungkinkan terbangunnya komunikasi dua arah yang lebih efektif antara PLN dan masyarakat.

“Melalui Kampung PLN Mobile, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mitra dalam transformasi layanan kelistrikan. Kami ingin manfaat digitalisasi ini benar-benar dirasakan langsung,” ujar Ahmad.

Dari tiga kampung PLN Mobile yang baru diresmikan, tercatat seluruh warga telah memanfaatkan fitur swaCam dengan total 3.110 transaksi melalui PLN Mobile. 

Hingga kini, PLN UID Jawa Timur telah mengembangkan lebih dari 41 Kampung PLN Mobile sejak 2021, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas layanan digital dan mendekatkan pelayanan kelistrikan ke masyarakat.
(KS-5)

Komentar