Subrata Roy, konglomerat India yang serahkan diri ke polisi

Subrata Roy

WIN: Penipu berkedok investasi di Indonesia yang banyak kabur ke luar negeri perlu belajar kepada Subrata Roy, Founder and Chairman of the Sahara India Pariwar. Konglemerat kelahiran Lucknow – India, 10 June 1948 (umur 65) itu secara sukarela menyerahkan diri kepada kepolisian setempat, pada Jumat (28/2) setelah menyadari tidak mampu mengembalikan dana investasi milik publik senilai 200 miliar rupee (sekitar Rp37,4 triliun) yang dikelolanya.

Meski demikian, penyerahan diri Subrata Roy itu tidak semata-mata karena kesadarannya, sebab Mahkamah Agung di India telah memerintahkan penangkapan atas dirinya karena dinilai terlambat membayarkan kembali dana investasi publik yang dikoleknya. Subrata Roy menyerahkan diri kepada polisi di Lucknow, ibu kota negara bagian Uttar Pradesh - India, tempat kantor pusat grup tersebut berada, sekaligus kota kelahiran Subrata Roy.

Kerabat Subrata, yakni anak – Seemanto Roy, dan salah satu direktur eksekutif Sahara Group pada konferensi pers di New Delhi, Jumat (28/2) memuji-muji sikap Subrata yang dinilainya sebagai kesatria karena telah sukarela menyerahkan diri kepada polisi. "Sebagai warga negara yang taat hukum, pagi ini Dia (Subrata Roy) menyerahkan diri ke kepolisian Lucknow. Ayah saya kooperatif terhadap pihak berwenang,” kata Seemanto Roy, putra Subrata Roy.

Subrata diadili untuk segera mengembalikan tanggung-jawabnya atas dana kelolaan milik publik, namun inkar-janji pada waktu yang telah ditentukan batasnya. Sehingga pada Selasa (25/2) pihak pengadilan memerintahkan penangkapan Roy atas keterlambatan membayar uang yang dikumpulkan dari para penabung melalui penjualan obligasi.

Grup Sahara sangat dikenal di kawasan India, diantaranya dikarenakan pernah menjadi sponsor  utama Tim Kriket Nasional India, menarik sekitar 200 miliar rupee (sekitar Rp37,4 triliun) dari jutaan penabung lewat sebuah proses yang dinilai oleh pihak berwenang melawan hukum pada 2012.

Subrata Roy mendirikan Grup Sahara pada 1978, yang kemudian menjadi raksana bisnis realestate, bisnis media, entertainment, tourism, healthcare, and banyak rumah-sakit. Subrata Roy sebagai pengusaha sukses yang berbasis di negara bagian Uttar Pradesh – India itu pernah dianugerahi Doktor Honoriscausa bidang business leadership dari University of East London pada 2013. Dia juga pernah menerima penghargaan Business Icon of the Year di Powerbrands Hall of Fame Awards, London pada 2011.

Subrata Roy yang juga sering dipanggil Saharasri dari etnis Bengali ini juga mendapat segudang penghargaan lainnya. Dia memiliki dua putera yakni Sushanto Roy dan Seemanto Roy. Subrata Roy adalah putera dari Sudhir Chandra Roy and Srimati Chhabi Roy. Subrata kecil bersekolah di Kolkata dan saat dewasa sekolah di diploma in mechanical engineering from Government Technical Institute, Gorakhpur. Kabarnya Subrata memulai bisnisnya juga dari kota Gorakhpur.

Nama Subrata Roy pernah disebut oleh Majalah TIME sebagai orang kuat dan masuk dalam kategori 10 orang terkuat di India. Kelompok usaha Sahara miliknya, oleh Majalah TIME disebut memiliki pekerja terbanyak kedua di India setelah perusahaan kereta api di negara tersebut. Subrata juga dikenal sebagai salah seorang yang memiliki sebagian saham di beberapa properti terkenal seperti Pune Warriors India, London's Grosvenor House, New York's Plaza Hotel, Aamby Valley City and Force India. (win5)

Komentar