Jerman patahkan mitos kegagalan

KANALSATU – LUAR BIASA! Itulah kata-kata yang pas untuk menggambarkan perjuangan tim Panzer Jerman dalam World Cup Brasil 2014. Gol tunggal Mario Gotze di menit ke-113 ke gawang Argentina membuat Jerman berhak mengoleksi gelar keempatnya dalam edisi Piala Dunia ke-20 yang berlangsung di Maracana, Rio de Janeiro, Brasil.

Panzer juga mematahkan mitos tim-tim Eropa gagal juara jika Piala Dunia berlangsung di benua Amerika. Ini merupakan sejarah untuk yang pertama kalinya bagi Jerman yang menjadi satu-satunya tim yang berhasil memenanginya sejak Piala Dunia bergulir pada tahun 1930 yang berlangsung di Uruguay.

Gelar keempat dari delapan final yang sudah dilakoni timnas Jerman. Sebelumnya Tim Panzer pernah menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1954 untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Hongaria di babak final yang berlangsung di Bern, Swiss, dengan skor 3-2.  

Pada tahun 1974, Franz Beckenbauer, Paul Breitner, dan Gerd Muller, berhasil mengalahkan Belanda yang sedang memukau dunia dengan Total Football-nya dengan pemain bintang Johan Cruyff, Arie Haan, dan Johan Neeskens. Di kandang sendiri, Jerman menang 2-1.

Nah, gelar ketiga Jerman adalah saat mengalahkan Argentina pada tahun 1990 di Italia. Lothar Matthäus dengan sejumlah bintang yang menjadi anggota skuat "Der Panzer"; Klaus Augenthaler, Guido Buchwald, Jurgen Kohler, Olaf Thon, Thomas Haessler, Andreas Moller, Andreas Brehme, Jurgen Klinsmann, Rudi Voeller, dan kiper Bodo Ilgner ini mengalahkan Argentina di final dengan satu gol penalti yang dicetak Andreas Brehme di menit-menit akhir.

Tak hanya tampil superior, tim Panzer Jerman juga berhasil membuat rekor Worl Cup, tak hanya pencapaian pribadi sebagai pemain tetapi secara tim pasukan Joachim Loew ini menjadi satu-satunya tim paling subur selama gelaran Piala Dunia diputar. Selama ajang kualifikasi grup sampai final, Jerman berhasil mengoleksi 18 gol dengan angka kemasukan 4 kali.

Miroslav Klose juga berhasil memecahkan rekor pencetak gol sepanjang masa dengan torehan 16 gol, yang sebelumnya dipegang oleh striker Brasil Ronaldo Luis Nazario de Lima dengan 15 golnya. Tak hanya Klose, Mario Gotze juga dinobatkan menjadi Man of The Macth dalam laga final setelah berhasil membobol gawang Romero di babak extra time. Sedangkan Manuel Neuer juga tak mau ketinggalan, penampilannya yang impresif dalam nejaga gawang membuat keper Bayern Munchen ini meraih Golden Glove.

Banyak yang mengatakan bahwa tim Panzer Jerman yang menjadi juara Piala Dunia ini adalah generasi emas. Sejak gagal melaju ke babak 16 besar ajang Piala Eropa 2000 Asosiasi Sepakbola Jerman, DFB, langsung bereaksi usai gagal. Jurgen Klinsman yang diasisteni oleh Joachim Loew berusaha untuk memasukan bakat-bakat muda dalam tim untuk regenerasi tim Panzer Jerman dimasa akan datang.

14 tahun lamanya untuk mencari talenta muda berbakat. Loew yang dipercaya untuk menukangi timnas pada tahun 2006 berhasil membawa Jerman sampai babak semifinal putaran Piala Eropa di Jerman dan 2010 juga finish sampai babak semifinal. Di edisi Piala Dunia 2010, Loew hanya kebagian tempat ketiga setelah dalam babak semifinal kalah 0-1 atas Spanyol yang kemudian menjadi juara Piala Dunia di Afrika.

Di putaran Piala Dunia 2014, Jerman finis diposisi pertama Kualifikasi Grup C Zona Eropa dan lolos otomatis ke Piala Dunia. Putaran final Piala Dunia 2014, Jerman berada di Grup G bersama Portugal, Ghana dan Amerika Serikat. Mereka mengalahkan Portugal dengan 4-0, dimana tiga gol di antaranya dicetak oleh Thomas Müller.

Dalam pertandingan melawan Ghana, mereka memimpin pertandingan dengan gol Götze, tapi kemudian Ghana membalikan dengan dua gol berturut-turut sebelum turun minum. Pada menit ke-71, Klose mencetak gol, membantu Jerman untuk bermain imbang 2-2 dengan Ghana.

Jerman juga mengalahkan tim Amerika Serikat 1-0, mengamankan mereka tempat di babak enam belas besar melawan Aljazair yang tetap tanpa gol setelah 90 menit. Di menit 92 pada babak perpanjangan waktu 2x15 menit, André Schurrle berhasil memecah kebuntuan berkat umpan dari Müller, sementara Özil mencetak gol lagi di menit ke-120, mengamankan Jerman tempat di perempat final, meskipun Aljazair berhasil mencetak satu gol di injury time.

Pada pertandingan perempat final melawan Perancis, Mats Hummels mencetak gol di menit ke-13 saat mereka menang 1-0 untuk maju ke rekor berturut-turut semifinal keempat. Di semi-final melawan Brasil, Jerman menjadi tim pertama dalam sejarah yang mencetak 5 gol dalam 18 menit selama 45 menit. Jerman kemudian mencetak dua gol di babak kedua dari permainan, untuk memecahkan rekor gol terbanyak mencetak gol melawan Brasil dalam satu pertandingan. Jerman menang 7-1.(win12)

Komentar