Nusron Wahid, politisi penentang arus

Nusron Wahid

KANALSATU – Nusron Wahid  resmi menggugat Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie melalui Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, terkait pemecatan dirinya sebagai politisi Partai Golkar – sehingga pria kelahiran Kudus, 12 Oktober 1973 ini terancam dianulir sebagai anggota DPR.

Padahal Nusron Wahid terpilih dengan suara terbanyak di lingkungan caleg Parta Golkar se-Indonesia. Gugatan Nusron ini dilakukan bersama-sama dengan koleganya yakni Agus Gumiwang yang juga dipecat oleh DPP Partai Golkar. Gugatan kedua politisi PG itu berupaya membatalkan SK Pemecatan DPP PG, serta gugatan kerugian yang diarahkan kepada Ketum DPP PG senilai Rp1 triliun.

bersama Gus Ipul

Nusron Wahid sebelum terjun ke dunia politik adalah seorang wartawan harian ekonomi Bisnis Indonesia. Namun Nusron tidak lama di surat-kabar tersebut - bahkan tidak sempat tercatat sebagai karyawan tetap. Aktivis PMII ini, kala itu dikenal dekat dengan kader NU yakni Rozi Munir  yang menjabat Menneg BUMN saat Presiden dijabat Gus Dur.

Meski namanya ada kata Wahid, namun pemuda ini sama-sekali tidak terkait secara kekeluargaan dengan keluarga Gus Dur yang berbasis di Jombang, Jatim. Nusron asli Kudus-Jateng.

Sejauh ini Nusron dikenal sebagai anggota komisi VI di DPR RI. Di komisi ini ia bertugas sebagai pengawas kebijakan yang berhubungan dengan perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM dan BUMN, dan Standardisasi Nasional. Nusron terpilih kembali di Dapilnya di Jateng, namun terancam dianulir oleh KPU sebagai Anggota DPR RI mendatang karena statusnya sudah dipecat oleh DPP PG terkait upayanya melawan Keputusan DPP PG yang menetapkan Prabowo – Hatta pada Pilpres 2014.

Nama Nusron semakin melambung sekitar Januari 2011 karena terpilih sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor dmelalui Mubes di Surabaya menggantikan Syaifullah Yusuf yang kini tercatat sebagai Wakil Gubernur Jatim. Nusron juga dikenal dekat dengan Syaifullah Yusuf. Kabarnya keberhasilan Nusron terpilih sebagai Ketum GP Anshor tidak terlepas dari dukungan Abu Rizal Bakrie.

bersama Yenny Wachid

Nusron mengaku, surat gugatan terhadap DPP PG itu juga sudah diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tujuannya, sebagai pemberitahuan bahwa kasus pemecatan oleh DPP Partai Golkar masih berperkara di pengadilan. Sehingga diharapkan, KPU tidak mencoret nama Nusron dan Agus dari daftar calon anggota legislatif terpilih.

bersama Jokowi

Nusron yang sarjana Sastra di Universitas Indonesia itu basis sekolah nya banyak berlatar belakakng agama, diantaranya sekolah menengahnya di SMA Islam Al Ma'ruf Kudus, sekolah menengah pertamanya di MTS Qutsiyyah Kauman Menara Kudus, dan SD nya di MI Miftahutthalibin Mejobo Kudus. Nusron juga tercatat sebagai Komisaris PT. CBN dan   Komisaris PT. Palima Timada.(win5)

Komentar