Nusron Wahid, dilantik menjadi kepala BNP2TKI

KANALSATU – Pembelaan Nusron Wahid terhadap Joko Widodo saat menjadi calon presiden, ternyata membuahkan hasil. Politisi Partai Golkar yang dipecat gara-gara bertentangan dengan partainya terkait Pilpres 2014 ini dipercaya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Presiden Jokowi dijadualkan melantik Nusron Wahid sebagai Kepala BNP2TKI, Kamis sore ini (27/11/14) - di Istana Negara, Jakarta. Informasi itupun tak dibantah Nusron Wahid. "Saya ditelepon Pak Jokowi dan sekarang sedang meluncur (ke Istana Negara)," kata Nusron.

Selain Nusron, kabarnya Presiden Jokowi juga akan melantik Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN).  Info ini sama dengan yang disampaikan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di depan Binagraha, Jakarta, Jumat (21/11/14). "Keppres untuk dua jabatan itu sudah disiapkan, pelantikannya minggu depan," kata Andi Widjajanto saat itu.

Nusron bersama Yeny Wachid

Pembelaan Nusron Wahid  memang luar-biasa terhadap pencapresan Jokowi – JK. Bahkan hingga dipecat dari partainya. Tapi bukan Nusron kalau tidak bereaksi atas pemecatan tersebut. Buktinya Nusron menggugat Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie melalui Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, terkait pemecatan dirinya sebagai politisi Partai Golkar – sehingga pria kelahiran Kudus, 12 Oktober 1973 ini terancam dianulir sebagai anggota DPR.

Padahal Nusron Wahid terpilih dengan suara terbanyak di lingkungan caleg Parta Golkar se-Indonesia. Gugatan Nusron ini dilakukan bersama-sama dengan koleganya yakni Agus Gumiwang yang juga dipecat oleh DPP Partai Golkar. Gugatan kedua politisi PG itu berupaya membatalkan SK Pemecatan DPP PG, serta gugatan kerugian yang diarahkan kepada Ketum DPP PG senilai Rp1 triliun.

Nusron Wahid sebelum terjun ke dunia politik adalah seorang wartawan harian ekonomi Bisnis Indonesia. Namun Nusron tidak lama di surat-kabar tersebut - bahkan tidak sempat tercatat sebagai karyawan tetap. Aktivis PMII ini, kala itu dikenal dekat dengan kader NU yakni Rozi Munir  yang menjabat Menneg BUMN saat Presiden dijabat Gus Dur.

Nusron bersama Gus Ipul

Meski namanya ada kata Wahid, namun pemuda ini sama-sekali tidak terkait secara kekeluargaan dengan keluarga Gus Dur yang berbasis di Jombang, Jatim. Nusron asli Kudus-Jateng.

Sejauh ini Nusron dikenal sebagai anggota komisi VI di DPR RI. Di komisi ini ia bertugas sebagai pengawas kebijakan yang berhubungan dengan perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM dan BUMN, dan Standardisasi Nasional. Nusron terpilih kembali di Dapilnya di Jateng, namun terancam dianulir oleh KPU sebagai Anggota DPR RI mendatang karena statusnya sudah dipecat oleh DPP PG terkait upayanya melawan Keputusan DPP PG yang menetapkan Prabowo – Hatta pada Pilpres 2014.

Nama Nusron semakin melambung sekitar Januari 2011 karena terpilih sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor dmelalui Mubes di Surabaya menggantikan Syaifullah Yusuf yang kini tercatat sebagai Wakil Gubernur Jatim. Nusron juga dikenal dekat dengan Syaifullah Yusuf. Kabarnya keberhasilan Nusron terpilih sebagai Ketum GP Anshor tidak terlepas dari dukungan Abu Rizal Bakrie.

Nusron bersama Jokowi

Nusron mengaku, surat gugatan terhadap DPP PG itu juga sudah diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tujuannya, sebagai pemberitahuan bahwa kasus pemecatan oleh DPP Partai Golkar masih berperkara di pengadilan. Sehingga diharapkan, KPU tidak mencoret nama Nusron dan Agus dari daftar calon anggota legislatif terpilih.

Nusron yang sarjana Sastra di Universitas Indonesia itu basis sekolah nya banyak berlatar belakakng agama, diantaranya sekolah menengahnya di SMA Islam Al Ma'ruf Kudus, sekolah menengah pertamanya di MTS Qutsiyyah Kauman Menara Kudus, dan SD nya di MI Miftahutthalibin Mejobo Kudus. Nusron juga tercatat sebagai Komisaris PT. CBN dan   Komisaris PT. Palima Timada.(win5)

Komentar