MH370 diduga ditembak jatuh AS

Ilustrasi.

KANALSATU - Pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret lalu, diduga ditembak jatuh oleh Amerika Serikat (AS). Dugaan itu dikemukakan mantan Direktur Maskapai Proteus, Marc Dugain, seperti dilansir, Huffingtonpost, Senin (22/12/14).

Dugain menduga, MH370 dikuasai hacker dengan meretas komputer Malaysia Airlines hingga pesawat mengarah ke Pulau Diego Garcia, yang menjadi pangkalan militer Angkatan Laut AS.

Menurutnya, militer AS melihat datangnya pesawat. Kuatir terulangnya tragedi serangan pada 11 September 2001, militer AS mengambil tindakan dan pesawat MH370 ditembak jatuh.

Dugaan tersebut salah satunya didasarkan pada pengakuan penduduk Maladewa. Penduduk setempat mengaku kepada Dungain telah melihat pesawat besar dengan garis-garis merah dan biru berlatar belakang putih menuju Diego Garcia pada hari hilangnya MH370.

Kemudian dalam sebuah wawancara dengan majalah Paris Match, Dugain mengaku melihat foto-foto pesawat yang terdampar di pantai Baarah, dekat dengan Pulau Diego Garcia. Mantan bos maskapai Prancis tersebut menyatakan, pesawat Boeing sangat rentan terhadap pembajakan. "Pada 2006, Boeing mematenkan sistem remote control menggunakan komputer yang ditempatkan di dalam atau di luar pesawat," ungkap Dugain kepada Paris Match.

Dugain pun mengaku heran dengan langkah AS yang kehilangan jejak MH370. "Ini adalah pangkalan militer yang sangat hebat. Mengejutkan bahwa Amerika Serikat telah kehilangan semua jejak pesawat ini," ujar Dungain.(win6)

Komentar