Kepala BPBD Sampang dinonaktifkan

KANALSATU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Sampang, Wisnu Hartono resmi dinonaktifkan sejak 2 Januari 2015, setelah yang bersangkutan tersandung kasus tindak pidana asusila terhadap anak dibawah umur. Kini, kasus yang menjerat Wisnu masih dalam proses di Polrestabes Surabaya.
"Kita sesuaikan dengan aturan main yang ada, kasus hukumnya belum inkrah. Karena pegawai negeri punya aturan, kalau kesalahannya belum diputus akhir yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap, tindakan bapak Bupati hanya memberhentikan sementara," kata Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Putut Budi Santoso, Selasa (6/1/15).
Apabila nantinya proses hukum Pengadilan menetapkan Wisnu Hartono bersalah, bisa jadi akan dilakukan pemecatan. "Kita lihat saja kalau nanti sudah ada putusan tetap yang menyatakan yang bersangkutan bersalah dan dihukum sekian tahun, nanti ada aturannya. Bisa saja diberhentikan," ujarnya.
Seperti diberitakan, Polrestabes Surabaya dikabarkan telah menangkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Madura, Jawa Timur, Wisnu Hartono pada Sabtu (20/12/14) malam, terkait dengan kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur.
Kini, indikasi penangkapan itu dikuatkan dengan tidak diketahuinya keberadaaan Wisnu. Bahkan pada Senin (22/12/14) pukul 09.00 WIB, Wisnu belum menunjukkan batang hidungnya di Kantor BPBD Sampang, Jalan Rajawali, Sampang Kota.
Seluruh staf maupun karyawan yang berada di Kantor BPBD Sampang mengaku tidak ada yang mengetahui kabar serta keberadan Wisnu. "Saya kurang tahu juga mas, bapak (Wisnu) kemana, karena dari pagi sampai saat ini belum ada di kantor," ucap salah satu staf BPBD Sampang, Farid.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Hari Regasa saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kabar penangkapan tersebut. Namun, ia tidak bisa menjelaskan secara detail karena penangkapan dilakukan oleh petugas Polrestabes Surabaya. "Tanpa harus melalui izin Polres Sampang," terang Hari, Minggu (21/12/14) kemarin.
Saat coba dihubungi lewat handphone Wisnu Hartono pun, tidak ada jawaban. Begitu pula saat didatangi di rumahnya, Jalan Selong Permai, Wisnu tak ada di tempat. Namun salah satu keluarganya yang menemui mengatakan, Wisnu sedang keluar ada acara undangan.(win18/win6)