Arus bawah laut yang deras jadi kendala serius pencarian black box

KANALSATU – Derasnya arus bawah laut membuat kendala tim Basarnas melakukan pencarian black box yang diperkirakan sudah semakin jauh terbawah arus. Ditambah dengan cauca berupa gelombang tinggi yang membuat tim tak kuasa untuk melakukan pencarian.
Pencarian dan evakuasi korban hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 di perairan Selat Karimata masih terus dilakukan. Bahkan, tim gabungan menerjunkan sejumlah regu penyelam guna mencari keberadaan black box pesawat.
Kepal Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo menyebut ada sejumlah kendala dalam pencarian black box AirAsia QZ8501 di dasar laut perairan Selat Karimata. Selain cuaca yang tidak bersahabat, kecepatan arus di dalam perairan juga menyulitkan tim penyelam.
"Jadi belum bisa menyelam karena arus bawah mencapai 2-4 knot," kata Bambang saat memberikan keterangan persnya terkait perkembangan evakuasi korban AirAsia QZ8501 di Kantor Basarnas, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/15).
Bambang menambahkan, hingga kini baru ada 2 dari tim pelopor yang mencoba menyelam di perairan Karimata. Namun, derasnya arus laut terpaksa menghentikan penyelaman mencari dan mengevakuasi korban yang berada di dasar laut. "Termasuk penyelaman Rusia juga belum bisa, yang baru bisa adalah dari tim pelopor 2 orang," ucap Bambang.
Seperti diketahui bahwa pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura hilang kontak dari Air Traffic Controller (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu 28 Desember 2014 sekitar pukul 06.17 WIB. Pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 itu tinggal landas dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.30 waktu setempat.
Pesawat jenis Airbus A320-200 dengan register PK-AXC itu dipiloti Kapten Iriyanto dan kopilot Kapten Remi Emmanuel Plesel, serta 4 awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi bernama Saiful Rakhmad.
Pesawat AirAsia QZ8501 berpenumpang 155 orang, terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan 1 bayi. Penumpang didominasi dari warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan.(win12)