GSN - Pelindo III, standar ideal terminal penumpang

KANALSATU - Presiden Joko Widodo memuji bangunan Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) – yang dinilai sebagai terbaik untuk terminal khusus penumpang kapal. Terminal penumpang yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya itu bisa dijadikan contoh untuk standarisasi pelayanan kepada penumpang.

“Ke depan harus ada standar pelayanan yang jelas. Baik yang naik di terminal bus, pelabuhan penumpang, juga airport. Terminal GSN ini perlu kita pakai untuk standar semua pelabuhan penumpang,” kata Presiden Jokowi usai menjajal sendiri fasilitas garbarata.

Presiden kemudian menyebutkan standar yang dimaksud di GSN itu seperti garbarata, ruang tunggu yang nyaman, dan pelayanan tiket yang transparan. “Standar seperti ini adalah standar yang ada di setiap negara, maka nantinya pembangunan terminal penumpang kapal laut ke depannya dapat mengikuti standar GSN-Pelindo III,” kata presiden.

Presiden mencontohkan BUMN seperti PT Angkasa Pura, PT KAI, dan PT Pelindo akan terus didorong karena menyangkut infrastruktur maritim udara, darat, dan laut. Tahun ini pemerintah akan alokasikan dana Rp 48 triliun kepada BUMN – BUMN terkait transportasi.

Cara ini, kata Presiden, lebih strategis karena dapat meningkatkan ekuitas BUMN hingga 5 – 7 kali lipat, sehingga dapat menarik investasi. “BUMN sekarang tidak diperas terus dividennya, bahkan disuntik tambahan modal sehingga dapat menjadi motor penggerak pembangunan.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pemerintah sedang melihat kemungkinan membangun pelabuhan di Belawan, Makasar, Banjarmasin, dan Jakarta. Juga Merak-Bakauheuni yang traffic-nya sudah padat.

Rini M. Soemarno juga mendukung sepenuhnya rencana dibangunnya akses tol road ke Terminal Teluk Lamong (TTL) di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Bahkan pihak terkait diminta segera melakukan kerjasama untuk segera mewujudkan pembangunan tol dimaksud.

“Semua pihak-terkait agar segera bekerja-sama dan membangun jalan tol demi benefit bersama. Adanya jalan tol juga dapat menjauhkan aktivitas pengangkutan darat dari pemukiman warga," ungkap Rini dalam kunjungannya ke TTL, Sabtu (10/1).

Menurut Rini, proyek TTL yang telah dibangun dengan konsep dan teknologi moderen oleh PT Pelindo III (Persero) ini disebutkan sebagai langkah untuk mendukung efisiensi pengangkutan logistik. Namun Rini tidak menyinggung soal proyek revitalisasi alur selat (APBS) yang selama ini keberadaannya kurang optimal bagi lalu-lintas keluar-masuknya kapal.(win5)

Komentar