Ngurah Rai, peringkat 3 bandara dunia

KANALSATU – Airport Council International (ACI) menempatkan Bandara Ngurah Rai pada peringkat ke 60 dunia, atau melesat dari posisi tahun sebelumnya di level 212. Bukan hanya itu, survei terhadap tingkat kepuasan penumpang atas layanan Bandara itu cukup memusaskan yakni berada di level 4,2 dari sebelumnya hanya 2,9.

Dalam pemberian peringkat, ACI dikenal ketat dan tidak main-main. Misalnya melakukan wawancara langsung dengan para penumpang (selama 2014) secara detil dan valid. Survei ACI dilakukan terhadap 350 bandara di seluruh dunia. Maka itu peringkat ACI dinilai sangat bergengsi, karena bisa dipastikan pihak penerima telah melakukan sesuatu yang serius.

Demikian juga apa yang telah dilakukan oleh manajemen PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Ngurah Rai – Bali. Manajemen bandara ini terus-menerus tanpa henti melakukan kreasi dan pembenahan, terutama yang terkait langsung dengan pelayanan penumpang. Misalnya AP I menambah konter pembayaran VOA dan pemeriksaan keimigrasian, guna memberikan kenyamanan dan kelancaran pemeriksaan imigrasi dan pembayaran visa on arrival (VOA).

“Sebagai salah satu pintu terkemuka Indonesia, manajemen AP I akan menambah konter pembayaran VOA dan pemeriksaan keimigrasian, demi kenyamanan penumpang,” kata GM PT AP I Bandara Ngurah Rai, Herry AY Sikado.

Bukan hanya itu, AP I Bandara Ngurah Rai juga menciptakan efisiensi waktu bagi penumpang, misalnya pembayaran passanger service charge (PSC) yang sebelumnya dikenal dengan sebutan airport tax, mulai 1 Maret 2015 sudah tergabung pembelian tiket. Sehingga penumpang tidak perlu antre. Juga dilakukan peremajaan phisik troli dan jumlahnya ditambah menjadi 2.500 buah.

Kuatnya potensi wisata Bali memaksa bandara Bali terus berbenah, karena arus penumpang via bandara itu pada 2014 tercatat 9 juta penumpang domestik dan 8,3 juta asing. Secara umum meningkat 11%. Saat peakseason, bisa mencapai 7.379 penumpang per hari. ACI sendiri apreciate terhadap pengelolaan bandara Bali, karena tingginya tingkat kepuasan penumpang, mulai dari aspek pelayanan, fasilitas parkir, akses, pelaporan, keamanan, hingga rambu petunjuk di area bandara. Juga dari aspek pengguna jasa bandara, yakni maskapai penerbangan, kru pesawat, hingga penyewa jasa yang beroperasi di dalam bandara.(win5)

Komentar