Basarnas temukan US$13.000 dalam badan QZ8501

KANALSATU - Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan sejumlah barang saat berhasil mengangkat badan utama (fuselage) pesawat AirAsia QZ8501, yang jatuh di Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah sejak 28 Desember 2014. Semua barang tersebut akan dikembalikan kepada pihak keluarga korban.
"Uang senilai US$8.000, US$5.000, juga identitas dan jam tangan, kami serahkan lewat pihak AirAsia," kata Kepala Basarnas Marsdya FHB Soelistyo dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (2/3/15).
Soelistyo memaparkan, terdapat tiga kardus yang diberikan kepada pihak AirAsia untuk selanjutnya diserahkan kepada tiga keluarga penumpang. Yakni, Yuni Indah (Ponorogo), Indah Diani Abraham (Surabaya), dan Herumanto Tanus (Surabaya).
Basarnas tidak mengutak-atik barang temuan dari korban, termasuk mengambil sebagian atau seluruhnya. "Ada rumor jamnya hilang dan ada bagian lainnya. Saya pastikan tim SAR mempunyai kode etik, mereka tidak akan ambil barang korban karena itu adalah pantangan," tegasnya.
Sementara itu, bangkai pesawat AirAsia QZ8501 telah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta padan hari ini. Selanjutnya, bagian pesawat akan menjadi bahan investigasi oleh KNKT.(win6)