6 Jenazah diduga bukan korban QZ8501
KANALSATU - Sisa 6 jenazah dan bagian tubuh yang kini berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya, disebutkan korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 pada 28 Desember 2014. Dugaan tersebut muncul setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) melakukan berbagai metode identifikasi terhadap jenazah dan potongan tubuh yang ada.
Kendati demikian, tim DVI masih terus melakukan indetifikasi ulang guna memastikan identitas enam jenazah yang kini masih tersimpan di ruang pendingin jenazah RS Bhayangkara. "Memang ada dugaan bukan dari korban AirAsia QZ8501. Namun masih kita identifikasi ulang, dan tunggu saja nanti akan kita umumkan kepastiannya," kata Kepala Tim DVI Polda Jawa Timur Kombes Budiyono di Surabaya, Rabu (4/3/15).
Tim DVI masih mengumpulkan sejumlah data tambahan ante mortem dan post mortem untuk memastikan identitas enam jenazah. "Paling tidak dalam pekan ini, kita sudah mendapat hasilnya. Kita akan terus berupaya untuk mendapatkan hasil yang tidak terbantahkan," ungkapnya.
Apabila hasil identifikasi tidak cocok, enam jenazah dan bagian tubuh akan dinyatakan bukan sebagai korban AirAsia, dan diberikan kepada orang yang berhak dengan melalui pengumuman resmi.
Selama dua bulan lebih melakukan identifikasi, Tim DVI menerima sebanyak 104 jenazah yang terdiri dari jenazah utuh dan bagian tubuh. Dari total jenazah, 98 sudah diidentifikasi.
Termasuk satu bukan dari jenis manusia, melainkan primata, serta enam sisanya belum berhasil dikenali. Sedangkan jenazah yang belum ditemukan mencapai 63 jenazah dari total 162 penumpang, termasuk tujuh awak pesawat.(win6)