Konsolidasi kader Pemuda Pancasila dalam membentuk karakter bangsa

Jelang rapat kerja MPC Pemuda Pancasila Surabaya 2015

Haries Purwoko, Ketua MPC Pemuda Pancasila Surabaya (nomer dua dari kanan)

KANALSATU – Jelang rapat kerja cabang tahun 2015 di Hotel Inna Simpang Surabaya 15 April, Majelis Pemuda Pancasila Kota Surabaya akan mengambil langkah-langkah penting untuk mewujudkan cita-cita organisasi dalam kerangka Garis Besar Pokok Perjuangan Organisasi dengan tema “Konsolidasi Kader Pemuda Pancasila dalam membentuk karakter bangsa” sebagaimana amanah Muyawarah Besar IX Pemuda Pancasila.

Hal ini diungkapkan oleh Haries Purwoko, Ketua MPC Pemuda Pancasila Surabaya, Senin (13/4/15), menyatakan bahwa Pemuda Pancasila adalah sebuah organisasi yang berbentuk Organsisasi kemasyarakatan, yang tentunya memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih kompleks dan rumit untuk dapat menjangkau lebih luas ke seluruh aspek kebutuhan masyarakat. Hal demikian tentunya lebih besar tanggung jawabnya dibanding ketika masih berbentuk organisasi Kepemudaan,

MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya sadar betul bahwa semakin besar sebuah organisasi, maka tantangan baik yang datang dari internal maupun eksternal akan semakin besar, semakin varifatif dan “njlimet”. “Disatu sisi kami bangga bahwa hal demikian adalah bentuk respektasi masyarakat terhadap organisasi, namun disisi lain kami menyadari bahwa hal demikian adalah “cambuk” agar kami terus berbenah melakukan perbaikan sistem, meningkatkan tanggung jawab struktural, dan melakukan konsolidasi secara menyeluruh di semua jenjang organisasi,” jelasnya.

Ditambahkan Haries bahwa Konsolidasi awal yang dilakukan adalah “menggembleng” seluruh Pengurus Anak Cabang se Kota Surabaya untuk memperkuat strukturalnya sampai di tingkatan Anak Ranting. Para Pengurus PAC yang tersebar di seluruh Kota Surabaya tersebut, bukanlah jejaring yang pasif, dan bukan pula anggota-anggota yang hanya menunggu perintah, tapi mereka berpartisipasi aktif, berperan maksimal dalam dinamika ekonomi, politik, budaya, pertahanan dan keamanan di daerah masing-masing,
 
Selain itu, MPC Pemuda Pancasila akan memaksimalkan tugas, peran dan fungsi lembaga-lembaga yang telah terbentuk. Lembaga-lembaga tersebut diantaranya: Koti Mahatidana, Srikandi, Satuan Pelajar dan Mahasiswa, Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum, Lembaga Pengusaha, Lembaga Buruh, serta Lembaga Tani dan Nelayan. Lembaga-lembaga tersebut merupakan bentuk keseriusan kami untuk menjangkau ke segala aspek kebutuhan masyarakat,

“Kami membentuk Koti Mahatidana sebagai organ inti penggerak organisasi, sebagai alat pompa jantung Pemuda Pancasila Surabaya, sehingga keberadaanya bukan sekedar sebagai “Satuan Tugas (Satgas)”.  Kami bentuk SRIKANDI  sebagai wadah kaum Perempuan untuk meningkatkan potensi pribadinya dan membela hak-haknya di tengah masyarakat. Kami bentuk Satuan Pelajar dan Mahasiswa adalah sebagai “kawah candradimuka” kaderisasi Pemuda Pancasila, karena di tangan mereka lah masa depan organisasi ini kami titipkan,” tambahnya.

“Kami bentuk LPPH adalah untuk memberikan pencerahan hukum kepada anggota dan masyarakat serta memberikan perlidungan hukum bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat miskin.  Begitu juga kami bentuk Lembaga Buruh, Lembaga Tani dan Nelayan, dan Lembaga Pengusaha untuk menciptakan keseimbangan dan ketertiban ekonomi kesejahteraan yang berdiri di atas pondasi “PANCASILA”. Disamping itu, kami juga membentuk Koperasi sebagai soko guru perekonomian organisasi, sekaligus sebagai ejawentah sistem ekonomi berbasis Pancasila,” ungkapnya.

Tak sekedar itu saja, Konsolidasi organisasi juga akan dilakukan dengan penguatan fungsi Struktural MPC untuk menjalankan peran sesuai bidang masing-masing, peningkatan kuantitas dan kualitas kader. Bahwa sesuai dengan amanah Musyawarah Besar IX, dalam 6 (enam) bulan ke depan, harus sudah meningkatkan jumlah anggota.

Yang mana progres yang harus dilakukan adalah menambah jumlah dalam tiap ranting minimal 10 (sepuluh) kader, atau dalam satu PAC minimal 100 (seratus) kader. Dan kader-kader tersebut kami wajibkan untuk mengikuti Latihan kader Pratama. Sehingga kader-kader kami di kemudian hari memiliki kualitas pribadi yang matang, berjiwa tangguh, berjiwa Pancasila dan siap menghadapi segala macam rintangan dan hambatan,
 
“Kami tidak hanya mempersiapkan kader untuk mengawal  keberlangsungan sosial dan politik, kami juga mempersiapkan kader-kader untuk mampu menghadapi tantangan ekonomi khususnya arus perdagangan internasional. Segala dan dan upaya perlu dikerahkan untuk memaksimalkan potensi masyarakat yang bergerak dalam sektor UMKM, agar daya saing mereka kuat,” urainya.

Haries juga menegaskan bahwa seluruh program-program yang ditetapkan dalam Raker ini akan dijalankan secara serius sehingga keberadaan Pemuda Pancasila di Kota Surabaya ini dapat memberikan ruh yang positif, dinamis dan searah dengan cita-cita Negara, yakni: Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.(win12)

 

Komentar