Ini KRI tercanggih di ASEAN

KRI Rigel 933

KANALSATU - KRI Rigel-933 resmi memperkuat armada TNI Angkatan Laut (AL). Kapal yang didatangkan dari Prancis dengan banderol sekitar Rp564 miliar itu, disebut-sebut yang tercanggih di Asia Tenggara.

Nama KRI diambil dari salah satu bintang kedua yang paling bercahaya di rasi Orion. Rigel adalah bintang raksasa berwarna biru keputihan dan memiliki massa matahari serta bersinar sekitar 117.000 kali luminositas matahari dan diamater 74 kali matahari. Sedangkan dari bahasa Arab, kata Rigel mempunyai arti "Rigl awza al-Yusra". Secara harfiah dalam bahasa Arab, maka diartikan sebagai kaki kiri.

KRI Rigel-933 merupakan salah satu kapal perang pertama yang dimiliki oleh Indonesia berjenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV). Kapal yang mampu menampung 40 awak dan 11 peneliti itu akan berada dalam kendali jajaran TNI AL di bawah satuan Survei Hidro-Oseanografi.

Kapal tersebut mempunyai tugas pokok dan fungsi melaksanakan survei dan pemetaan untuk kepentingan sipil maupun militer. KRI Rigel-933 dilengkapi sejumlah peralatan canggih. Diantaranya adalah Deep Water Multibeam Kongsber EM 302.

Peralatan itu memiliki resolusi dan akurasi yang cukup tinggi, dengan menggunakan gelombang suara frekusensi 30 KHz. Sehingga KRI Rigel-933 mampu melaksanakan pemetaan bawah laut hingga kedalaman 7.000 meter.

Terdapat pula Shallow Water Multibeam EM2040, sebuah peralatan yang dirancang berukuran kecil dan ringan, mampu memberikan akurasi data tinggi saat dilakukan pemetaan. Alat ini disebutkan dapat melaksanakan pemetaan perairan dangkal dari 0 hingga 450 meter.

KRI Rigel-933 juga dipersenjatai Remotely Operated Vehicle (ROV). Peralatan survei robot bawah air ini dapat berfungsi sebagai survei geofisika, pipa bawah laut. Alat yang diproduksi dari Prancis itu mampu menyelam hingga 1.000 meter di bawah permukaan.

ROV di KRI Rigel-933 dilengkapi sebuah lengan dengan lima fungsi gerakan, layaknya tangan manusia. Sehingga dapat mengambil obyek di dasar laut. Ada juga dua buah kamera bawah air, dan satu buah kamera tiga dimensi.

Kapal terbaru TNI AL itu memiliki alat bernama Valeport Midas +606 Condutivity Temperature Depth (CTD), yang berfungsi sebagai pengukur karakteristik air laut, seperti suhu, salinitas tekanan, kedalaman, dan densitas air laut. Alat ini juga mempunyai sensor dalam mengukur parameter fisik air laut dan dapat digunakan hingga kedalaman 6.000 meter.

Terakhir, KRI Rigel-933 dilengkapi Hugin 1.000 Autonomous Underwater Vehicle. Peralatan ini merupakan wahana bawah air yang bertugas sebagai penyedia data Hidro-oseanografi secara mandiri (automatic) dengan perintah dari operator di Kri Rigel-933. Alat tersebut dapat menyelam 4.500 meter di bawah permukaan air laut, yang didukung peralatan multibeam EM 2040, ADCP, dan Side Scan Sonar (SSS).(win6)

Komentar