Joko Driyono akan fokus pada reformasi PSSI

Joko Driyono sekjen baru PSSI (whatindonews.com/Syaiful Arif)

SURABAYA (WIN): Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru PSSI, Joko Driyono bakal fokus pada reformasi PSSI seperti yang sudah disepakati dalam Kongres Tahunan PSSI 2013. Yakni, reformasi struktur keorganisasian dari tingkat provinsi sampai pusat, dan reformasi managemen PSSI.

"Ke depan tantangan jauh lebih berat. Kita harus merespon tugas dangan semangat dan kerja keras. Era ke depan era prestasi. Sebagai Sekjen, harus kelola sistem PSSI, mudah-mudahan bisa mengemban tugas," kata Joko Driyono saat ditemui usai Kongres Tahunan PSSI 2013 di Hotel Shangri-La Surabaya, Senin (17/6/13).  

Dalam lima bulan ke depan, pangurus PSSI tidak akan bisa menempati kantor karena dalam proses renovasi. Namun demikian, pekerjaan harus tetap berjalan dan koordinasi harus tetap berjalan. "Masih banyak yang harus kita lakukan," ucapnya.

Terkait reformasi, diantara yang mendapat perhatian Joko Driyono adalah keberadaan liga amatir. PSSI harus memberikan ruang seluas-luasnya kepada peserta klub liga amatir untuk berkembang. Klub yang berdiri harus dipastikan terlibat dalam kompetisi dalam waktu dan jumlah pertandingan yang cukup.

Tidak seperti sekarang, klub yang bermain di liga amatir hanya bertanding 5 kali dalam setahun dan selanjutnya berhenti. "Ke depan, klub-klub yang berdiri harus bisa berkompetisi 3-6 bulan dan bertanding 10-15 kali. Ingin promosi ke liga profesional atau tidak, harus ada ruang kompetisi baru mereka," paparnya.

Format di liga amatir hanya secuil perubahan yang harus dilakukan di tubuh PSSI. "Itu (liga amatir) baru dari sisi program. Dari sisi administrasi, banyak hal yang harus dibenahi, dan itu dalam jangka pendek akan menjadi PR kita," ucapnya.

Lantas, bagaimana jabatan sebagai CEO PT Liga Indonesia ? Joko mengungkapkan, nanti akan dikoordinasikan dengan komisaris dan direksi lain. "Nanti diputuskan dalam RUPS yang akan datang," pungkas Joko.(win6)


Komentar