Taekwondo Jatim baru raih 2 perunggu di pra PON 2015

KANALSATU - Cabang olahraga Taekwondo Jawa Timur harus berjuang keras di ajang pra PON 2015. Dari 18 nomor yang dipertandingkan, 17 atlet Jatim yang dikirim baru mencatatkan dua taekwondoin dengan rairhan meraih perunggu. Keduanya adalah Aida Wulanlatri yang turun di nomor Kyorugi (tarung) kelas under 57 kg dan Esdias Dewi kelas under 62 kg.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Taekwondo Indonesia (TI) Jatim Stefanus Sumartono mengakui sangat berat peluang untuk meraih medali bagi atlet Jatim di pra PON. Sebab, selain persiapan teknis memang kurang, sebagian besar atlet taekwondo Jatim masih pemula, tetapi sudah harus berhadapan daerah lain dengan materi atlet senior.
“Kami akui persiapan kurang. Namun, kami sangat menghargai atlet muda Jatim yang sudah harus berjuang melawan atlet senior,” kata Stefanus di GOR Popki Cibubur Jakarta, Rabu (18/11/15).
Apalagi, menurutnya, kontingen taekwondo Jatim sangat tidak beruntung di ajang pra PON kali ini. Hasil pengundian grup, atlet Jatim kali pertama harus bertemu dengan tuan rumah DKI Jakarta yang notabene atletnya senior dan sudah menjuarai kejurnas bahkan Sea Games. “Tapi ini bagus bagi mental atlet junior Jatim, bisa langsung berhadapan dengan atlet senior, meski belum waktunya.”
Meski demikian, Stefanus masih optimis kuota taekwondo Jatim bisa diikutkan pada PON XIX/2016 di Jawa Barat. Sebagai catatan, pada PON XVIII/2012 di Riau, cabor taekwondo Jatim sama sekali tidak diturunkan.
Mengenai target yang dibebankan KONI Jatim untuk meraih empat medali emas PON XIX/2016, Stefanus menilai berat, sehingga memerlukan perjuangan berat yang harus dilakoni untuk mewujudkannya. “Yang jelas kami terus berjuang dengan pembinaan atlet muda. Namun, KONI Jatim harus turun tangan juga demi pembinaan cabor taekwondo Jatim.”
Pada hari terakhir, Kamis (19/11/15), Jatim masih harus berjuang di nomor Poomsae (seni). Nomor itu memertandingkan enam kelas, yakni individual putra-putri, under 58 kg putra, under 74 kg putra, under 87 kg putra dan under 68 kg putri.
Pra PON taekwondo 2015 digelar pada 17 - 19 Nopember di GOR Popki Cibubur, Jakarta diikuti 469 taekwondoin. Para atlet terbagi dalam dua kategori, yakni 388 atlet berlaga di Kyorugi (tarung) dan 81 taekwondoin tampil di Poomsae (seni).(win16/win12)