Merkel marah warganya jadi korban bom di Turki

KANALSATU – Pemerintah Jerman marah besar dan bertekad akan memerangi aksi teroris setelah sedikitnya delapan warga negara tersebut tewas dalam serangan bom bunuh diri pada Selasa (12/01) yang menghantam jantung kota wisata Istanbul, Turki. Demikian ditegaskan Kanselir Angela Merkel.

Merkel menegaskan akan mendukung Turki dan negara manapun dalam memerangi teror. Tak lupa, Merkel juga mengucapkan bela sungkawa kepada korban dan rakyat Turki terkait insiden bom bunuh diri tersebut. “Kami akan selalu mendukung Anda. Kami merasakan solidaritas yang sama dengan Turki,” ujarnya. 

Mereka yang melakukan serangan, baik itu di Paris, Kopenhagen atau pun di Istanbul, memiliki target yang sama. “Teroris adalah musuh orang bebas, mereka adalah musuh kemanusiaan, baik di Suriah, Turki, Prancis atau pun di Jerman,” ujarnya. Merkel menegaskan kembali tekad kuatnya akan memerangi teror semacam itu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jerman Franz-Walter Steinmeier mengatakan bahwa terdapat sembilan warga Jerman lainnya yang terluka – selain delapan tewas – dalam serangan di Istanbul. Beberapa di antaranya dinyatakan menderita luka serius.

Pejabat Turki  sebelumnya melaporkan bahwa sedikitnya sembilan warga Jerman termasuk dalam 10 korban yang tewas akibat serangan bom bunuh diri yang menghantam distrik bersejarah Sultanahmet. Tidak lama setelah serangan tersebut, Berlin memperingatkan warganya untuk menghindari situs-situs wisata yang ada di Turki.(AFP/win5)

Komentar