Kapolri : Senjata api teroris berasal dari luar Indonesia

KANALSATU - Aparat Kepolisian RI telah melakukan proses penyelidikan dan pelacakan terkait asal usul senjata yang digunakan para teroris bom Jakarta tersebut.
Lebih jauh disebutkan bahwa senjata api yang dipakai oleh para tersangka pelaku serangan di Jakarta dipastikan buatan luar negeri.
Hal ini secara khusus disampaikan oleh Kepala Kepolisian RI, Jenderal Badrodin Haiti. "Asalnya masih dalam penyelidikan, tetapi buatan luar negeri," kata Badrodin dalam keterangan pers di Jakarta, pada Sabtu (16/01/16).
Lebih dalam ketika melakukan serangan di kompleks Sarinah Kamis (14/01/16), tersangka pelaku, selain meledakkan bom-bom rakitan, juga menggunakan senjata api.
Secara khusus setelah keadaan berhasil dikuasai, aparat keamanan menemukan senjata di lokasi.
Ketika dilakukan penggerebekan di sejumlah tempat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur, polisi juga menemukan sembilan senjata api yang "berasal dari luar negeri". "Kalau pabrikan, baik pistol ataupun revolver, itu luar negeri," kata Badrodin.
Sebelumnya, Menko Polhukam, Luhut Padjaitan, mengatakan kepeda media bahwa senjata api yang digunakan tersangka penyerangan di Jakarta berasal dari Minadao, di Filipina selatan.
Serangan di Jakarta sudah diklaim dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) di Suriah.
Aparat saat ini tengah melacak Bahrun Naim, yang dikatakan sebagai "otak serangan" Jakarta. (bbc/win7)