Burundi didesak bebaskan jurnalis Perancis dan Inggris

bendera Burundi

KANALSATU - Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius pada Jumat (29/01) mendesak Burundi untuk segera membebaskan jurnalis Prancis dan fotografer Inggris yang ditahan saat meliput di negara Afrika tengah bergejolak tersebut.

“Kami prihatin saat mengetahui penahanan jurnalis Prancis Jean-Philippe Remy dan fotografer Inggris Philip Moore,” menurut pernyataan Fabius.

“Saya menyerukan kepada pihak berwenang Burundi untuk segera memproses pembebasan keduanya. Proses diplomatik sedang berjalan.”

Kedua jurnalis meliput krisis Burundi yang meletus pada April tahun lalu saat Presiden Pierre Nkurunziza mencalonkan kembali untuk ketiga kalinya, memicu demonstrasi, kudeta gagal, aksi pembunuhan rutin dan memunculkan pemberontakan.

Pemerintah menindak keras media, memaksa media netral untuk tutup dan mengusir beberapa jurnalis ke pengasingan.

Moore sering bekerja untuk AFP dan media internasional lainnya, memenangkan banyak penghargaan atas foto-fotonya terkait konflik di Republik Demokratik Kongo, serta Libya, Somalia dan Suriah.(AFP/Antara)

Komentar