Sentra UKM Merr Siap bersaing di Era MEA

KANALSATU - Guna menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pemerintah Kota Surabaya saat ini telah membangun sentra-sentra usaha kecil menengah (UKM) di penjuru kota terbesar nomor dua setelah Jakarta ini. Seperti halnya Sentra UKM yang ada dipinggir jalan Merr Surabaya ini. Sentra UKM yang usianya belum mencapai dua tahun ini, benar-benar membantu masyarakat. Meski sentra UKM ini dibawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya, tetap bersinergi dengan SKPD lainnya, terutama Dinas Pariwisata Kota Surabaya (Disparta).  

Koordinator Sentra UKM Merr Dwi Widya Sasangka mengatakan dengan adanya sentra UKM ini masyarakat Indonesia atau Surabaya bakal lebih paham lagi, bahwa produk-produk dalam negeri ini tidak kalah bagus dengan produk luar.  "Oleh karena itu, pemkot Surabaya fokus ke sektor itu. Dengan dibukanya sentra-sentra UKM ini, diharapkan mampu dimanfaatkan para masyarakat khususnya Surabaya sebagai wadah untuk mempromosikan produk-produk mereka (Pelaku UKM)," kata Dwi Widya Sasangka, di Surabaya, Rabu (10/2/16)

Harga yang ditawarkan dari berbagai macam produk yang di display ini sangatlah real, yakni harga dari pelaku UKM itu sendiri. Meski demikian, pihak management sentra UKM tersebut tidak memungut biaya sepeserpun dari para pelaku UKM yang masuk (member) ke sentra ini. 

Sementara itu, produk-produk yang ditawarkan pun dibandrol dengan harga yang variatif sangat murah, diantaranya yaitu produk hendycraft yang dikenakan harga sebesar Rp 5.000. Kendati begitu ada pula produk yang paling mahal, seperti produk Batik yang seharga Rp 7 juta.

"Para turis manca negara saat ke Surabaya, selalu di berkunjung di sentra UKM Mer ini. Bahkan omzet kami bisa mencapai lebih dari 40 juta per bulannya," papar Dwi.

Memang, rencana semula ada 4 sentra UKM yang dibangun di Surabaya, namun yang masih terealisasi baru 3 saja, dan untuk sentra UKM yang ke empat, rencananya akan dibangun disalah satu mall yang ada di Surabaya. 

"Kalau yang di merr ini, per 16 Desember 2014 kemarin diresmikan. Kalau yang di ITC, per 1 Februari 2015, serta di Tunjungan Centre pada 16 September 2015 tahun lalu. Sedangkan yang ke empat ini rencananya kalau gak di Cito ya di Grandcity," bebernya.

Seperti diketahui, sentra UKM Merr ini mulai buka pada jam 08.00-20.00 Wib. Namun, khusus dihari Sabtu dan Minggu, sentra ini tutup lebih sore yakni mulai jam 08.00-17.00 Wib. Hingga sekarang, jumlah pelaku usaha yang sudah masuk dalam sentra ini ada sekitar 175 UKM diseluruh Surabaya.(win8)

Komentar