PTPN XI tidak akui APTRI versi Soemitro

KANALSATU - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI tak mengakui dan tak akan pernah mengakui keberadaan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) lain di luar APTRI pimpinan Abdul Wahid sebagai satu-satunya organisasi petani tebu yang legal dan menjadi mitra strategis di lingkungan (wilayah kerja) PTPN XI.
Dolly Pulungan, Direktur Utama PTPN XI mengatakan hal tersebut, Jumat, 19 Februari 2016, saat dikonfirmasi sekitar keberadaan APTRI versi Soemitro Samadikun, yang pada Rabu 17 Februari 2016 kemarin melakukan pelantikan pengurus DPD APTRI untuk wilayah PTPN XI, di sebuah rumah makan di Lumajang.
“PTPN XI sama sekali tidak tahu ada APTRI lain di wilayah kerja PTPN XI kecuali APTRI yang dipimpin Abdul Wahid,” katanya.
Dalam kaitan itu Pulungan juga berpesan agar APTRI yang menjadi mitra strategis BUMN pergulaan tersebut tetap solid, komunikatif dan terus menjalin serta meningkatkan kerjasamanya dengan PTPN XI.
“Saya berharap komunikasi antara petani tebu melalui APTRI di masing-masing Pabrik Gula (PG) dengan pabrik gula dan para administratur maupun para General Manager (GM) dapat terus terjaga harmonis dan terus ditingkatkan,” tegas dia.
Ketua Harian APTRI PTPN XI Sunardi Eddy Sukamto mengapresiasi penegasan Dirut PTPN XI tersebut. Menurut Eddy, penegasan sikap PTPN XI terhadap APTRI pimpinan HM Arum Sabil dimana dirinya menjabat sebagai Ketua Harian akan memotivasi petani tebu untuk lebih memberikan kepercayaan kepada PG-PG di lingkungan PTPN XI yang menjadi mitra strategis mereka.
“Itu adalah modal dasar petani tebu dalam menjaga hubungan baiknya dengan institusi PG di wilayahnya dan PTPN XI sebagai holding dari PG-PG tersebut,” tutup Eddy.(win3)