Rambah Surabaya, HCT target NPF 3 kali lipat

KANALSATU - Lembaga pembiayaan asing, Home Credit Indonesia (HCI), merambah Surabaya. Dengan cara ini, HCI menarget bisa membukuan jumlah pembiayaan hingga tiga kali lipat pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2015, HCI membukukan pembiayaan sebesar Rp530 miliar, sedangkan target pada tahun ini Rp1,5 triliun hingga Rp1,6 triliun.Target ini optimis bisa dicapai. Karena dikatakan CEO HCI, Jaroslav Gaisler, pihaknya memiliki tim yang hebat. Selain itu, HCI fokus pada pembiayaan untuk rumah tangga seperti elektronik dan gadget.
"80% pembiayaan kami pada segmen mobile phone. HCI selama ini dikenal sebagai lembaga pembiayaan terbesar untuk mobile phone. Dan kami melihat mobile phone saat ini sangat booming. Orang Indonesia suka bergonta-ganti ponsel dibandingkan mereka harus ganti lemari es," kata Jaroslav di sela press gathering di Surabaya, Senin (22/2/16).
Jaroslav menjelaskan dengan fokus pada segmen yang jelas, pihaknya optimis apa yang diharapkannya di Indoensia akan tercapai. “Surabaya ini kota besar. Gaya hidup orang Surabaya sudah seperti orang Jakarta. Kami optimis bisa berkembang di sini," jelasnya.
Selain itu, Jaroslav mengakui HCI akan mengunggguli lembaga pembiayaan yang sudah ada. Karena diakuinya HCI memberikan kecepatan dalam layanan. Karena HCI menggunakan sistem online dalam setiap aplikasinya. “Dengan sistem online ini, semua bisa selesai di bawah 30 menit,” tuturnya.
Sejak beroperasi pada 2012 di Indonesia, hingga saat ini, HCI sudah memiliki 78 juta customer dengan 161.654 mitra distributor. Untuk di Surabaya, HCI yang mulai beroperasi tiga bulan lalu itu sudah memiliki 130 mitra distributor dengan total 1.700 customer.(win8/win12)