Uber taxi juga diprotes di Bogota

KANALSATU - Bukan hanya di China dan di Indonesia operasional taxi berbasis online ditolak, tapi di Bogota resistensi atas operasi taxi digital berpusat di AS ini juga tinggi.Bahkan mereka berdemo menolak oparsi taksi tersebut. Namun enam belas orang dari pendemo itu pada Senin (14/03), diringkus saat dalam aksi unjuk rasa memprotes taksi Uber.
Ribuan sopir taksi, yang meneriakkan slogan seperti “Uber keluar” dan “berantas pembajakan” mengakibatkan kemacetan parah di ibu kota Kolombia yang padat.
Otoritas menangkap 16 orang dan mengeluarkan 189 denda. Empat aparat kepolisian terluka.
“Aksi unjuk rasa tersebut tidak akan terjadi jika pemerintah tidak terlalu terbuka dan mengusir Uber keluar dari negara ini,” kata Freddy Contreras, juru bicara untuk para sopir taksi.
Sama seperti kota-kota besar lain di dunia, sopir taksi di Bogota juga menentang Uber, perusahaan berbasis di California yang beroperasi di 59 negara dan bernilai lebih dari 50 miliar dolar AS (sekitar Rp654,1 triliun).
Pekan lalu, otoritas yang menangani angkutan umum di Kolombia menjatuhkan denda sebesar 142.000 dolar AS (sekitar Rp1,8 miliar) terhadap Uber karena menyediakan layanan transportasi “ilegal.”(AFP/Antara)