Januari, penjualan Semen Indonesia tembus 5 Ton

KANALSATU - Proyek pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh pemerintah membawa dampak positif terhadap penjualan semen dari PT Semen Indonesia di pasar domestik. Sepanjang Januari lalu, PT Semen Indonesia berhasil menjual 5 juta ton semen diseluruh Indonesia atau naik 4,4% dibanding dengan Januari tahun 2015.
Direktur Utama Semen Indonesia, Suparni mengatakan selain proyek yang makin marak, kondisi perekonomian yang makin membaik juga membuat penjualan merangkak naik. Dari jumlah tersebut, penjualan untuk proyek memang lebih mendominasi.
"Penjualan selama Januari lalu memang didominasi oleh proyek-proyek infrastruktur yang hampir mencapai 70%. Sementara 30% lainnya merupakan penjualan yang berasal dari retail," kata Suparni , Senin (15/3/16).
Suparni menjelaskan dari penjualan tersebut Sulawesi menjadi penyumbang terbesar dengan menguasai 60% marketshare dipulau tersebut. Sedangkan di Kalimantan, Semen Indonesia mampu menguasai marketshare diangka 54% dan di Sumatera, Semen Indonesia unggul dengan 48% marketshare.
"Dan di pulau Jawa, meskipun kami unggul dengn marketshare 38%, angka tersebut masih kalah oleh pulau lainnya. Ini disebabkan persaingan pasar semen yang mencapai 12 merk di Jawa. Sedangkan di wilayah lain hanya ada 6 atau 9 merk saja," jelasnya.
Sementara Sekertaris PT Semen Indonesia, Agung Wiharto mengatakan jika penjualan yang bagus sepanjang Januari lalu tak diikuti oleh bulan Februari. Dibulan tersebut, lanjutnya, penjualan dipastikan menurun ketimbang bulan Januari lalu.
"Kami belum bisa memastikan angkanya. Yang pasti menurun. Penurunan tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dibeberapa wilayah yang membuat pembangunan juga ikut tersendat," pungkas Agung.(win8/12)