Tahan Benfica, Bayern Muenchen lolos ke semifinal

KANASATU-Bayern Muenchen menggenggam tiket ke semifinal Liga Champions. Juara Bundesliga itu lolos setelah di leg kedua babak 8 besar, Kamis (14/4/2016) di Estadio da Luz, Portugal, berhasil menahan imbang, 2-2, Benfica.
Muenchen unggul agregat 3-2 atas pemimpin klasemen sementara liga Portugal itu karena mereka menang 1-0 atas Benfica di leg pertama (5/4/2016) lalu. Hasil ini tergolong minimalis mengingat materi Muenchen yang bertabur bintang.
Philipp Lham memang harus berjuang keras di pertandingan ini. Tim besutan Josep Guardiola itu berkali-kali dibuat kerepotan oleh Benfica yang di laga ini berani tampil terbuka. Apalagi Muenchen tampil tanpa Jerome Boateng.
Benar saja, tanpa stoper Timnas Jerman itu, pertahanan Muenchen tampak kedodoran, sehingga Benfica mampu mencuri gol terlebih dulu lewat tandukan Raul Jimenez di menit 27’. Gol itu seakan menyentak para pemain Muenchen.
Tertinggal 0-1, Muenchen berupaya mengejar ketertinggalan. Secara spartan mereka menggempur pertahanan Benfica. Alhasil, 11 menit setelah gol pembuka di pertandingan itu, eks penggawa Juventus Arturo Vidal sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor ini tidak berubah hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Pep Guardiola mengubah pola main timnya. Mereka pun tampil lebih garang, serangan yang dibangun tampak lebih efektif. Perubahan ini tampaknya kurang diantisipasi oleh tuan rumah, sehingga hanya terpaut tujuh menit setelah kedua tim kembali memasuki lapangan, Thomas Mueller membalikkan keunggulan untuk Muenchen.
Perjuangan semakin berat bagi Benfica. Karena mereka harus mengejar defisit tiga gol agar bisa lolos ke semifinal Liga Champions. Kendati begitu, semangat mereka untuk memburu misi mustahil itu tak mengendur. Alhasil, di menit ke-70, gelandang Benfica asal Brasil, Anderson Talisca mencetak gol indah dari tendangan bebas di luar kotak penalti Muenchen.
Sayang, di menit tersisa, upaya keras Benfica untuk menambah gol tak kesampaian. Mereka pun harus rela melepaskan tiket ke semifinal pada Muenchen karena kalah agregat 2-3.(win21)